• Home
  • Rohul
  • Disnakbun Rohul Sebarkan Puluhan Petugas Pemeriksaan Hewan Qurban

Disnakbun Rohul Sebarkan Puluhan Petugas Pemeriksaan Hewan Qurban

Jumat, 09 Agustus 2019 | 15:27
ROHUL, RIAUGREEN.COM - Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) telah membentuk Tim dan menurunkan puluhan dokter hewan petugas pemeriksaan hewan qurban di 16 kecamatan se Rohul.

Dengan tujuan, selain untuk mendata dan mengetahui jumlah hewan qurban, serta mengecek kondisi fisik hewan kurban masyarakat pada hari raya Idul Adha 1440 H yang jatuh Ahad (11/8) mendatang

Plt Kepala Disnakbun ‎Rohul Ir H Sri Hardono MM melalui, Kabid Peternakan dan Keswan, Herianto Riri kepada Wartawan, Kamis (8/8), menyebutkan, Disnakbun Rohul telah membentuk Tim Pemeriksaan Hewan Qurban di 16 kecamatan se Rohul. Dengan jumlah 30 dokter hewan dan petugas kesehatan hewan yang kini sedang melakukan pendataan dan memeriksa kesehatan hewan yang akan di qurban pada hari Raya Idul Adha yang jatuh 11 Agustus mendatang.

''Bila dari pemeriksaan kesehatan hewan kurban, ditemukan hewan yang sakit, kita rekomendasikan kepada pengurus masjid, musalla, surau untuk tidak disembelih. Kalau ditemukan ada hewan kurban yang sakit tapi tak membahayakan kepada manusia, dan bisa diobati tidak ada permasalahkan,'' jelasnya.
   
Dia menghimbau kepada masyarakat atau pengurus masjid, musalla, surau suluk yang ada di Kabupaten Rokan Hulu, dalam memilih hewan kurban, terutama dagingnya aman, sehat, utuh dan halal (Asuh). Tentunya hewan yang bisa dijadikan untuk kurban minimal umurnya 2 tahun.
   
Untuk besar kecilnya hewan ternak yang akan dikurbankan masyarakat tidak menjadi persoalan dan hewan tidak mengalami cacat permanent.
Herianto mengaku, melihat kondisi perekonomian masyarakat yang kurang stabil dikarenakan harga komuditi ‎sawit dan karet masih rendah, diprediksi jumlah hewan qurban di Rohul, menurun dibandingkan 2018.
   
Berdasarkan data tahun 2018, jumlah hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha di kabupaten Rohul sebanyak 2.538 ekor, terdiri Kambing 251 ekor, Kerbau 88 ekor, dan sapi 2.199 ekor. Dimana Kecamatan yang paling banyak berqurban pada tahun 2018 adalah Kecamatan Ujung Batu berjumlah 463 ekor, disusul dengan Kecamatan Rambah dengan 358 ekor.
   
''Kita harapkan kepada masyarakat, jika menemukan hewan qurban yang diragukan dan diprediksi terkena penyakit, silahkan melaporkan kepada petugas dilapangan.
   
''Untuk kepastian berapa jumlah hewan kurban tahun 2019, akan diketahui pada malam lebaran Hari Raya Idul Adha 1440 H, karena tim pemeriksaan hewan kurban akan lakukan pendataan dan pemeriksaan hingga pada  hari Raya Idul Adha,'' tutupnya. (epp/gus)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top