• Home
  • Rohul
  • 8 Agenda Program Prioritas Pemkab Rohul Tahun 2019

8 Agenda Program Prioritas Pemkab Rohul Tahun 2019

Kamis, 01 Maret 2018 | 13:23
ROHUL, RIAUGREEN.COM - Pemerintah Kabupaten Rokan hulu (Rohul), melalui Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Rohul, mulai menyusun Rancangan Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2019 mendatang. Setidaknya,  ada 8 Agenda Program Prioritas, yang akan dilakukan Pemkab Rohul tahun 2019 mendatang.
 
Hal tersebut Terungkap dalam Forum Perangkat Daerah (FPK) yang digelar di Aula Kantor Bapeda Rohul, Senin (26/02/2018) di pasirpengaraian.  Kegiatan tersebut di hadiri Seluruh Kepala Dinas Badan Dan Kantor, Camat serta Kabag dan Kasubag perencanaan di seluruh Instansi dilingkungan pemkab Rohul.
 
Kepala Bapeda Rohul Nifzar Rahman mengatakan, tema pembangunan Rokan hulu Tahun 2019, masih pada pemenuhan kebutuhan infrastruktur pendukung, untuk menjaga Konektivitas desa dan kota, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
 
Menurut Nifzar, Tema Pembangunan 2019 Tersebut, telah di ejawantahkan dalam Delapan Program Prioritas pembangunan Rohul 2019.  Delapan Program tersebut Yaitu, Peningkatan Infrastruktur dasar dan Konektivitas antar wilayah, Peningkatan akses pendidikan dan kesehatan. Yang berkualitas.
 
Kemudian Penguatan ekonomi kerakyatan yang berbasis potensi lokal serta menciptakan iklim usaha yang kondusif. Penguatan pertanian dan ketahanan pangan dalam rangka pengerasan desa rawan pangan. Pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran. Peningkatan sektor pariwisata dan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
 
"Selanjutnya,  Memantapkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintah. dan Menjaga kondusifitas keimanan dan keharmonisan dalam kemajemukan agama dan budaya." Jelas Nifzar.
 
Dikatakan Nifzar muara 8 program prioritas ini diharapkan dapat menurunkan angka kemiskikan dari 11,05 persen, menjadi 8,67 persen. Dan angka pengangguran rohul yang saat ini diangka 5.7 persen atau sekitar 39000 jiwa.
 
Disinggung Ketersediaan anggaran daerah dalam membiyai 8 program prioritas tersebut, Nifzar menyatakan, Estimasi penerimaan Rohul tahun 2019, diperkirakan Hanya berkisar Rp.1.129. triliun berasal dari PAD dan dana perimbangan, diluar Penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK), Bankeu dan APBN. 
 
Dari penerimaan itu, Lanjutnya, Pemerintah daerah harus mengeluarkan gaji, belanja tidak langsung dan belanja rutin kantor sekitar 654 M.
 
"Artinya Penerimaan yang bisa dikelola untuk pembiyaan pembangunan itu, hanya sekitar 200 miliar Saja, itu belum termasuk urusan wajib seperti pendidikan dan kesehatan"
 
Meski ditengah keterbatasan Anggaran daerah, Nifzar mengaku optimis bisa mengoptimalkan 8 program prioritas tahun 2019 tersebut dengan memaksimalkan anggaran dari APBD Riau dan APBN.
 
Dikataknya, untuk 2019 mendatang, Usulan Rohul yang bersinergi dengan nasional di apbn sekitar Rp.4,20 triliun. Sementara Yang tidak bersinergi dengan prioritas nasional Rp. 1.954.375.000.
 
"Data usulan sudah masuk ke Bapenas, dan insya allah selama program itu bersinergi dengan program nasional maka kemungkinan besar akan diakomodir oleh pemerintah pusat. Sementra yang tidak bersinergi kita akan berupaya meyakinkan pemerintah pusat karena itu adalah prioritas daerah." Pungkas Nifzar. (Adv/hum)

BERITA LAINNYA
Harga Karet di Riau Semakin Anjlok
Selasa, 03 Juli 2018 | 15:36
Syamsuar Unggul Telak di Kecamatan Ujung Batu
Jumat, 29 Juni 2018 | 16:19
Lima Penjudi Kocar-kacir Disergap Petugas
Senin, 28 Mei 2018 | 11:47
BERIKAN KOMENTAR
Top