• Home
  • Rohul
  • Polisi dan Warga Tangkap Tiga Rampok dI Rohul, 3 Lainnya Kabur

Polisi dan Warga Tangkap Tiga Rampok dI Rohul, 3 Lainnya Kabur

Kamis, 08 Februari 2018 | 00:40
ROHUL, RIAUGREEN.COM - Tiga dari 6 laki-laki, diduga kawanan perampok yang melakukan perampokan di rumah toke karet bernama Ibrahim (67), di Dusun Suka Jadi RT 001/ RW 001 Desa Rambah Hilir Timur, Kecamatan Rambah Hilir, berhasil ditangkap polisi Rokan Hulu (Rohul) dibantu warga dari dua lokasi.

Ketiga pengangguran berhasil ditangkap polisi dibantu warga Rambah Hilir, yakni EH alias Anto (32) warga Teluk Kasai RT 02/ RW 02 Desa Tingkok Kecamatan Tambusai, serta dua warga Tanjung Medan RT 01/ RW 01 Desa Rantau Panjang Kecamatan Tambusai yaitu AS alias Adi (22) dan‎ Ahe alias Aheng‎ (18).

‎Sedang tiga terduga perampok lain yang berhasil kabur dan sedang diburu atau masuk DPO Polsek Rambah Hilir, yakni‎ Rus, MS alias Siregar, dan Hasibuan.‎ Dari interogasi terungkap, pelaku Aheng pernah terlibat perkara Curanmor di dua lokasi.

Sesuai laporan anak korban Ibrahim bernama Sahrial (41) ke Polsek Rambah Hilir pada Senin siang (5/2/2018) pukul 14.00 WIB, aksi perampokan atau tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) terjadi di rumah orang tuanya di Desa Rambah Hilir Timur terjadi Senin dini hari sekira pukul 03.00 WIB.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono SH, mengungkapkan ‎saat kejadian Senin dini hari, 5 pelaku yang datang mengendarai 2 sepeda motor masuk ke rumah korban Ibrahim, toke karet di Desa Rambah Hilir Timur.

Kelima pelaku masuk ke rumah korban Ibrahim melalui jendela samping rumah dekat pintu, dengan cara mencongkel pakai linggis. Sedangkan seorang pelaku lagi berinisial Rus bertugas melihat kondisi di luar rumah.

Setibanya di dalam rumah, pelaku melihat korban Ibrahim baru saja keluar dari kamar mandi. Salah seorang pelaku langsung memukul bagian muka dan mencekik leher korban dan mulut korban ditutup, pakai lakban warna hitam.

Korban yang sudah tidak berdaya jatuh ke lantai rumah dengan posisi tertelungkup dan pingsan. Mendengar suara keributan di dalam rumahnya, istri korban terbangun dan langsung berteriak minta tolong ke warga.

Mendengar itu, salah seorang pelaku mencekik leher istri korban dan menanyai tempat menyimpan uang. Tidak berapa lama kemudian, pelaku Rus yang bertugas menjaga di luar rumah memberitahukan kepada 5 temannya, bahwa ada warga yang datang.

"Mendengar itu para pelaku (6 orang) melarikan diri. Warga langsung menolong korban (Ibrahim) dan membawanya ke RSUD Pasirpangaraian, sedangkan warga lain berusaha mencari pelaku di daerah perkebunan,"‎ ungkap Ipda Nanang, Selasa (6/2/2017).

Mendengar ada perampokan di rumah toke karet di Desa Rambah Hilir Timur, Senin pagi pukul 07.00 WIB, Kapolsek Rambah Hilir Iptu Budi Ikhsani SH dari Bhabinkamtibmas Desa Rambah Hilir Timur Brigadir Rizki Oktoriadi, Kapolsek bersama Kanit Reskrim, Kanit Intelkam dan 4 personel Polsek Rambah Hilir datang ke TKP.

Sesampainya di TKP, Kapolsek Rambah Hilir beserta anggota, dibantu puluhan warga Desa Rambah Hilir Timur melakukan penyisiran di perkebunan warga untuk mencari para pelaku.

Senin sekira pukul 10.00 WIB, 2 dari 6 pelaku berhasil ditangkap personel polsek Rambah Hilir di perkebunan kelapa sawit warga Desa Pekan Tebih Kecamatan Kepenuhan Hulu, Rohul.

Selanjutnya, sekira pukul 10.30 WIB, Bhabinkamtibmas menerima informasi dari Kades Rambah Hilir Timur, seorang pelaku lagi sudah ditangkap warga dan diamankan di rumah Aswan, Kepala Dusun Suka Jadi.

Senin pukul 11.30 WIB, tambah Ipda Nanang, ketiga pelaku dan sejumlah barang bukti‎ langsung digiring ke Mapolsek Rambah Hilir guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Pada penangkapan 3 dari 6 perampok tersebut, polisi mengamankan barang bukti, seperti 1 sebo tutup kepala warna hijau, biru hitam milik pelaku AS, 1 pisau sangkur bergagang plastik warna hitam merk Colombia SP berikut sarung milik pelaku Aheng.

Selanjutnya, 1 pucuk pistol mainan merk Yingpai milik pelaku Aheng, 1 sepeda motor Honda Revo Fit warna merah lis merah putih milik pelaku Aheng yang dalam kondisi rusak berat berikut kunci kontak, 1 Honda Revo Fit warna hitam merah berikut kunci kontak milik pelaku EH alias Harahap dalam kondisi ‎rusak berat.

Turut diamankan 2 buah linggis terbuat dari besi milik tersangka Siregar (DPO), 1 buah lakban warna hitam, dan 1 helai potongan lakban yang digunakan pelaku untuk menutup mulut korban (Ibrahim)," ungkap Ipda Nanang, Selasa.

Ipda Nanang menerangkan dari interogasi 3 pelaku yang ditangkap, mereka melakukan aksi perampokan di rumah toke karet bersama 3 temannya yang masuk DPO.

Dari interogasi juga terungkap, ternyata salah seorang pelaku Aheng pernah terlibat melakukan tindak pidana Curanmor di Pasirpangaraian dan Kecamatan Tambusai.

Dua Motor Pelaku Dirusak Warga

Ipda Nanag menambahkan 2 sepeda motor Honda Revo Fit milik pelaku rusak parah, karena dirusak oknum warga yang marah.‎ ‎Kedua sepeda motor dirusak ketika ketiga pelaku dibawa ke Mapolsek Rambah Hilir. (red/rtc)

BERITA LAINNYA
Engki Prima Putra Terpilih Ketua PWI Rohul
Kamis, 10 Mei 2018 | 10:34
Hj Peni Herawati: PKK Rohul Banyak Kemajuan
Selasa, 08 Mei 2018 | 11:33
BERIKAN KOMENTAR
Top