• Home
  • Rohul
  • DPMPD Rohul Terapkan E-Voting Pada pilkades 2018

DPMPD Rohul Terapkan E-Voting Pada pilkades 2018

Sabtu, 13 Januari 2018 | 15:49
Plt Kepala DPMPD Rohul Ir Jufri
ROHUL, RIAUGREEN.COM - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa (DPMPD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), membuat terobosan baru dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Pada tahun 2018 ini, DPMPD Rohul bakal menerapkan sistem elektronik voting (E-votting).
 
Plt Kepala DPMPD Rohul Ir Jufri saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jum'at (12/01/2018) mengatakan, tercatat, ada sekitar 50 desa yang akan menggelar pilkades serentak pada tahun ini. Direncanakan, 50 desa yang menggelar pilkades serentak tersebut seluruhnya akan menerapkan sistem E-voting.
 
Menurut Jufri, Penerapan Sisten E-voting tak lepas dari hasil studi banding DPMPD Rohul ke Kabupaten Banyu Asin, Provinsi Sumatera Selatan, beberapa waktu lalu. Dimana Kabupaten Banyu asin sudah kali kedua menggelar Pilkades dengan Sistem E-voting.
 
"Kita melihat disana (Kabupaten banyu asin) pelaksanaan pilkades dengan sistem E-votingnya bagus sekali, setelah melihat secara langsung, maka kita berpendangan sistem E-voting ini juga baik kita terapkan di Pilkades serentak di 50 desa kita tahun 2018," kata Jufri.
 
Selain bisa menghemat biaya Pelaskanaan Pilkades, Lanjut Jufri, Penggunaan metode E-voting ini, lebih efisien dari sisi waktu dimana pemilih tidak membutuhkan waktu lama untuk menentukan kades pilihanya,dan yang paling terpenting, penerapan sisten E-voting ini diklaim mampu meminamilisr angka kecurangan di TPS yang bisa berpotensi memicu konflik dan stabiltas desa yang melaksanakan pilkades, terangnya.
                      
Disinggung terkait pendanaan alat E-voting serta angaran pelaksanaan Pilkades Serentak 2018, Jufri mengaku akan menganggarkanya di APBD-P 2018.
 
Dia mengaku, saat ini DPMPD akan fokus terlebih dahulu melakukan revisi Perda nomor 6 tahun 2017 tentang desa, untuk memperkuat sistem pilkades serentak termasuk memasukan  item-item yang berkiatan dengan e-voting.
 
"Karena anggaran kita terbatas, maka kita pending dulu penganggaranya di APBD Murni 2018 ini, jika APBD-P 2018 sudah disahkan pada bulan Oktober 2018 kita harapkan di awal desember 2018 pelaksanaan pilkades dengan sistem E-voting itu sudah bisa kita laksanakan," pungkas Jufri. (don)

BERITA LAINNYA
Harga Karet di Riau Semakin Anjlok
Selasa, 03 Juli 2018 | 15:36
Syamsuar Unggul Telak di Kecamatan Ujung Batu
Jumat, 29 Juni 2018 | 16:19
Lima Penjudi Kocar-kacir Disergap Petugas
Senin, 28 Mei 2018 | 11:47
BERIKAN KOMENTAR
Top