• Home
  • Rohul
  • Dinilai Sudah Tak Relevan, Bapenda Rohul Mutakhirkan NJOP

Dinilai Sudah Tak Relevan, Bapenda Rohul Mutakhirkan NJOP

Kamis, 14 Desember 2017 | 15:56
foto int
ROHUL, RIAUGREEN.COM - Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rokan Hulu (rohul) berencana untuk melakukan Evaluasi terhadap  Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di sleuruh wilayah Rohul Riau.  Evaluasi NJOP tersebut dikarenakan NJOP saat ini, dinilai sudah tidak relevan lagi dengan fakta harga jual lahan di rohul.
 
Untuk mensosialisasikan rencana tersebut, Badan Pendapatan Daerah Rohul kamis (14/122017), gelar sosialisai pemutakhiran NJOP kepada Camat, kepala desa dan lurah se-rohul. kegiatan tersebut dibuka plt kepala bapenda rohul jhoni muchtar, serta dihadiri kepala kantor pajak pratama bangkinang Rina Lisnawati di hotel sapadia pasirpengaraian.
 
Plt kepala Bapenda rohul joni muhtar mengatakan, revisi NJOP Rohul terkahir dilakukan pemkab rohul pada tahun 2014. saat ini, njop tersebut dinilai sudah tidak relevan lagi dengan perkembangan zaman, dan perkembangan desa dan kota di rohul. 
 
Joni mencontohkan Harga tanah di jalan protokol di kota pasirpengaraian dan ujung Batu misalnya kini sudah mencapai Rp.1.5 juta  permeter, sementara  NJOP tertinggi tanah yang ditetapkan pemkab rohul, saat ini baru sekitar 243 ribu permeter.
 
"Kita tidak menetapkan NJOP itu 1.5 juta permeter, tetapi NJOP itu ditetapkan selayak dan sepatutnya tidak jauh dari kondisi real sekarang," tegasnya.
 
Dikatakan Joni, dalam penetapan NJOP baru ini, bapenda Rohul juga tidak akan menetapkan njop tersebut sendiri namun berdasarkan usulan dari pihak desa dan kecamatan serta disesuaikan dengan harga dasar tanah.
 
 "Jadi sosialisai ini bertujuan untuk memberitahu kepala desa, lurah  dan camat bagaimana mengusulkan usulan NJOP itu. diharapkan dengan peningkatan NJOP ini kita  bisa mendongkrak pendapatan asli daerah kita untuk dipergunakan dalam pembangunan daerah," harapnya.
 
Joni muhtar mengatakan, setelah dilakukan penelitian berdasarkan usulan dari desa. NJOP baru ini rencananya  akan di terapkan pada bulan januari tahun 2018 mendatang. nanntinya penerapan njop baru ini, juga akan disinergikan dengan program desa mandiri PBB P2 dimana desalah yang menerbitkan SPT melaluki aplikasi yang ter integrasi langsung dengan  Bapenda Rohul. (don)

BERITA LAINNYA
Harga Karet di Riau Semakin Anjlok
Selasa, 03 Juli 2018 | 15:36
Syamsuar Unggul Telak di Kecamatan Ujung Batu
Jumat, 29 Juni 2018 | 16:19
Lima Penjudi Kocar-kacir Disergap Petugas
Senin, 28 Mei 2018 | 11:47
BERIKAN KOMENTAR
Top