• Home
  • Rohul
  • Pemenang Sayembara Desain Brand Pariwisata dan Tanjak Khas Rohul Diumumkan

Pemenang Sayembara Desain Brand Pariwisata dan Tanjak Khas Rohul Diumumkan

Sabtu, 09 Desember 2017 | 11:49
Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Rohul, Drs. Yusmar, M.Si memasangkan Tanjak Khas Rohul Kepada Ketua PWI Rohul, Engki Prima Putra, ST
ROHUL, RIAUGREEN.COM - Secara resmi, pihak‎ Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, mengumumkan seluruh pemenang Sayembara Desain Brand Pariwisata dan Desain Tanjak Melayu Khas Rohul.
 
Kegiatan yang dipusatkan di aula Kantor Disparbud Rohul, Jumat (08/12/2017), dihadiri Direktur Utama Perusahaan Daerah (Peruda) Rokan Hulu Jaya atau PDRJ Jenewar Efendi S.Sos, didampingi Direktur Produksi dan Operasional Perusda Rokan Hulu Jaya Fitria Ruliani ST.
 
Dari pengumuman itu, untuk pemenang Desain Brand Pariwisata Khas Rohul juara I diraih Rice Indah Tarigan dari Kecamatan Rambah, juara II Asril Jam'an dari Kecamatan Rambah Hilir, sedangkan juara II Reski Efriyanto Zebua dari Kecamatan Rambah Samo.

Sedangkan juara I Desain Tanjak Khas Melayu Rohul, diraih Muslim dari Kecamatan Rambah Hilir, juara II  Theo Rapi Ridwan dari Kecamatan Rambah Hilir, dan juara III Fahrudin Efendi dari Kecamatan Kepenuhan.

Kepala Disbudpar Rohul Drs. Yusmar M.Si,dalam arahannya mengatakan bahwa lomba Desain Brand Pariwisata dan Desain Tanjak Melayu Khas Rohul, kerjasama antara Disparbud Rohul dengan Perusda Rokan Hulu Jaya.

Jelas Yusmar lagi, bahwa Brand pariwisata merupakan sebagai logo, lambang dan identitas Kabupaten Rohul dalam memperkenalkan potensi daerah ke dunia luar.‎
   
"Rohul adalah daerah yang religius dan orang yang beragama dan berbudaya sekaligus sebagai tujuan (wisata). Dipelaksanaan sebenarnya semua sektor, tapi sekarang ini khusus di pariwisata dan kebudayaan," ucap Yusmar saat membuka acara.

Dilanjut Yusmar,dari proses sayembara maupun konsultasi dan penyesuaian dengan pihak Dinas Pariwisata Provinsi Riau dan Kementerian Pariwisata, brand pariwisata Kabupaten Rohul yakni berupa "Rokan Hulu Diversity of Melayu" , artinya Kabupaten Rohul mempunyai keberagaman dari Melayu.

"Brand adalah identitas, sehingga kita tunjukkan ke dunia luar ini dia Rokan Hulu. Bila mau kenal dengan Rokan Hulu ini dia, filosofisnya ada di sana. Apa yang terkandung budaya dan karakter masyarakatnya ada disitu tapi secara abstrak, itu ada di brand.
   
Sedangkan tanjak, kata Yusmar, sebagai alat pemersatu bagi masyarakat Rohul dan masyarakat lain. Dan tanjak sebagai pemenangnya diberinama "Unak Serantau" atau duri serantau yang menjaga Kabupaten Rohul dari apapun halangan, rintangan dan macam-macam.,dari istilah jika tanjak sudah dipasangkan berarti seorang akan aman dan tidak akan diganggu. 

"Istilahnya sudah masuk keluarga Rokan Hulu, maka dia mempunyai kewajiban untuk menjaga, membangun dan memajukan Rokan Hulu, baik kini maupun akan datang," terang Yusmar.

Ditegaskan mantan Kepala Distamben Rohul ini, bahwa ada beberapa kriteria yang membedakan antara tanjak khas Rohul dengan tanjak dari daerah lainnya. Tanjak khas Rohul rencananya akan dipatenkan oleh Disbudpar Kabupaten Rohul.‎
   
"Ada yang membedanya tanjak Rokan Hulu dengan tanjak dari daerah lainnya. Memang banyak bermacam-macam tanjak yang yang ada di Melayu, tetapi tanjak Rokan Hulu dilaksanakan melalui sayembara dan mempunyai filosofis sejarah tersendiri," ucap Yusmar.‎
   
Diterangkan Yusmar,daerah lain juga memiliki bermacam-macam tanjak di Riau ini, ada namanya Belalai Gajah, Dendam Tak Sudah, macam-macam memang, tapi satu daerah yang melaksanakan sayembara dan menetapkan tanjak untuk daerahnya sepengetahuan kita baru Rokan Hulu yang lain belum.
  
Kemudian, bila ada tanjak khas Rokan Hulu dipakai oleh daerah luar, istilahnya daerah itu harus permisi dengan Rokan Hulu.

Tanjak merupakan alat pemersatu, seperti ulos yang ada di Provinsi Sumatera Utara dan sudah mendunia. Sehingga, tanjak sebagai alat pemersatu, dan siapa yang memakai tanjak yang lainnya harus menjaganya.
  
"Rencana kita ini dijadikan cinderamata bagi tamu yang datang ke Rokan Hulu. Seperti Presiden tanjak akan buat kuning emas, Gubernur warna perak, Bupati warna perunggu. Ini akan ada kriteria-kriteria khusus setelah konsultasi dengan pimpinan nanti," kata Yusmar. (don)

BERITA LAINNYA
Bandar Shabu Dibekuk Polisi di Jalan Kenanga
Selasa, 16 Oktober 2018 | 10:57
Empat Bapak-bapak Diamankan Terkait Judi Togel
Kamis, 11 Oktober 2018 | 12:22
Bawa 11 Paket Narkoba, Warga Rohul Ditangkap
Senin, 17 September 2018 | 12:32
Suami Istri di Rohul Kompak Jualan Sabu
Rabu, 29 Agustus 2018 | 16:33
BERIKAN KOMENTAR
Top