• Home
  • Rohul
  • Bawa Senpi Sasar Toko Emas, Perampok di Rohul Didor Polisi

Bawa Senpi Sasar Toko Emas, Perampok di Rohul Didor Polisi

Jumat, 08 September 2017 | 12:12
AN alias Arif (31) warga Lampung yang berhasil diamankan Polres Rohul beserta barang bukti berupa senjata api jenis revolver rakitan lengkap dengan 6 butir peluru aktif
ROHUL, RIAUGREEN.COM - Kepolisian berhasil menggagalkan rencana aksi yang akan dilakukan jaringan perampok asal Provinsi Lampung yang akan beraksi di wilayah hukum Rokan Hulu (Rohul) menggunakan senjata api (Senpi) rakitan.

Sebelum jaringan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) atau perampok, Tim Opsnal Polres Rohul berhasil menciduk seorang pelaku, AN alias Arif (31) beserta barang bukti berupa senjata api jenis revolver rakitan lengkap dengan 6 butir peluru aktif,‎ dan 1 borgol.

‎Warga Desa Goras Jaya, Kelurahan Bekri, Kecamatan Lampung Tengah, Lampung, terpaksa dilumpuhkan anggota Tim Opsnal Polres Rohul‎, karena melawan saat akan ditangkap di rumah kenalannya di DK 1 Desa Sialang Rindang, Kecamatan Tambusai, Selasa (29/8/2017) sekira pukul 02.00 WIB.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP M. Wirawan Novianto SIK, mengungkapkan‎ tersangka Arif diduga merupakan jaringan asal Lampung yang akan melakukan tindak pidana Curas dengan sasaran toko emas di Rohul.

Tersangka Arif ditangkap‎ setelah anggota Tim Opsnal Polres Rohul menerima informasi ada seorang warga pendatang asal Lampung di DK 1 Desa Sialang Rindang, Kecamatan Tambusai yang diduga menyimpan dan menguasai Senpi jenis pistol atau laras pendek.

"Atas informasi tersebut tim mengecek kebenaran informasi, dan kemudian dilakukan pengintaian," ungkap AKP M. Wirawan saat ekspose di Mapolres Rohul, Kamis (7/9/2017) lalu.

Setelah mengetahui bahwa ada seorang laki-laki yang diduga pelaku Curas dalam rumah, ungkap AKP M. Wirawan, Tim Opsnal Polres Rohul langsung melakukan penggerebekan.

Namun saat akan diamankan, pelaku sempat memberikan perlawanan, sehingga polisi terpaksa melumpuhkan salah satu kaki tersangka Arif.

"Saat kita lakukan penggeledahan rumah ditemukan beberapa barang bukti, antara lain Senpi revolver rakitan berserta 6 peluru aktif, dan ditemukan 1 borgol," jelas AKP M. Wirawan.

"Informasi yang kami peroleh yang bersangkutan datang di wilayah Rohul sejak tanggal 16 Agustus (2017)," tambahnya.

AKP M. Wirawan mengaku masih mendalami jaringan perampok tersebut. Ia menduga kuat, Senpi rakitan tersebut‎ akan digunakan untuk melakukan kejahatan Curas di wilayah Rohul.

"Sementara terhadap tersangka kita jerat Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun sampai seumur hidup 2017 seumur hidup," tutup AKP M. Wirawan.

Sementara, tersangka Arif mengaku ia hanya dititipi Senpi revolver rakitan lengkap‎ 6 butir peluru oleh temannya inisial EP.

Baru sekira empat hari Senpi rakitan disimpan, tersangka Arif keburu ditangkap anggota Tim Opsnal Polres Rohul di rumah kenalannya di DK 1 Desa Sialang Rindang, Kecamatan Tambusai.

Tersangka Arif bingung, karena ia diajak oleh temannya dari Lampung ke Rohul‎, dan dijanjikan akan bekerja sebagai sopir travel. Tapi ia ditinggal di rumah kenalannya, dan tidak punya uang sama sekali," katanya. (pr)


BERITA LAINNYA
Pemkab Rohul Berlakukan Siup Seumur Hidup
Jumat, 17 November 2017 | 12:49
BERIKAN KOMENTAR
Top