• Home
  • Rohul
  • Pelajar di Riau Ini Paksa Tetangganya 16 Tahun Begituan, Dua Kali Digauli

Pelajar di Riau Ini Paksa Tetangganya 16 Tahun Begituan, Dua Kali Digauli

Senin, 24 Juli 2017 | 23:00

ROHUL, RIAUGREEN.COM - Polisi Sektor (Polsek) Tandun menangkap satu orang pria diduga pelaku kasus dugaan pencabulan anak dibawah umur di Desa Koto Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi  Riau.

Dari data kepolisian diterima Senin, (24/7/2017) disampaikan Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH melalui Paur Humas Ipda Suheri Sitorus menyebutkan pelaku yang ditangkap bernisial SD bin DS (18) seorang pelajar di daerah itu.  Diduga mencabuli gadis dibawah umur inisial M (12) alamat Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun,

"Pelaku ini tetangga korban dan seorang pelajar, dari pengakuan korban, pencabulan itu dialaminya sebanyak dua kali, "kata Paur Humas Polres Rohul.

Sehingga orang tua korban bernama M. Yusuf (34) melaporkan kasus itu ke Polisi dengan nomor laporan polisi: LP/ 53 / VIl / 2017 / RIAU / Res Rohul / Sek Tandun, tanggal 19 Juli 2017.

Kasus pencabulan itu berawal pada hari Jumat (19/7/2017) sekitar pukul 10.00 Wib, korban disuruh oleh saksi Yopi Yuliya untuk membeli pulsa ke konter.

Usai itu berselang tidak lama kemudian korban hendak pulang ke rumah, namun saat dalam perjalanan tiba-tiba pelaku SD bin DS memanggil korban untuk datang ke sebuah rumah kosong.

Sambil menarik tangan korban dengan paksaan,  pelaku kemudian menyuruh M bukan nama sebenarnya untuk membuka celana, sehingga kemudian dengan leluasa pelaku memaksa melakukan hubungan layaknya seperti suami isteri.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya,  pelaku menyuruh korban untuk pulang sambil diancam agar  jangan memberitahu apa yang dilakukan itu kepada orang orang lain.

Tak disangka, perbuatan bejat itu sudah dua kali dialami korban,  sebelumnya juga pelaku yang sama mencabulinya di dalam perkebunan sawit, melihat situasi aman saja, pelaku ketagihan dan mengulangi perbuatan terkutuknya.

Korban yang merasa tidak senang dijadikan pelampiasan nafsu binatang laki laki itu,  lalu memberitahukan kepada orang tuanya dan   melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.

Polisi Tandun bergerak cepat setelah menerima laporan itu,  mengumpulkan barang bukti dan melakukan Visum et Repertum (VER) terhadap korban ke RSUD dan selanjutnya pelaku ditangkap.

"Kini Pelaku mendekam di jeruji besi  Mapolsek Tandun untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," pungkasnya.  (prc)


BERITA LAINNYA
Terjun ke Sungai Rokan, Dimas Tak Kunjung Muncul
Selasa, 12 Desember 2017 | 15:18
Udah Gaek, Pakde Masih Terlibat 'Serbuk Haram'
Jumat, 08 Desember 2017 | 11:34
BERIKAN KOMENTAR
Top