• Home
  • Rohul
  • Karena Sakit, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Mundur Ikuti Tes

Karena Sakit, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Mundur Ikuti Tes

Kamis, 20 Juli 2017 | 13:40
Ilustrasi@net
ROHUL, RIAUGREEN.COM - Sebanyak 20 Pejabat Eslon II, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan hulu (Rohul), Rabu (19/07/2017) di lingkungan Pemkab Rohul, Kembali mengikuti lanjutan tes Evaluasi Jabatan Pratama Setingkat Eslon II di Aula Pertemuan Lantai III Kantor Bupati Rohul Pasirpengaraian. Setelah selesai menjalani tes tertulis Psikometri Managerial, Kini 20 pejabat ini diharuskan membuat makalah seputar Tugas Pokok dan Fungsi Mereka yang akan di uji oleh 4 orang akademisi dari Universitas Riau.
 
Dari 20 Pejabat Eslon II yang seharusnya mengikuti tes pembuatan makalah ini, hanya 19 Pejabat eslon II yang mengikuti Tes ini. Dimana, satu pejabat Eslon II yaitu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Yurika wati, menyatakan mundur sejak hari pertama dengan alasan Kesehatan.
 
19 pejabat Eslon II yang mengikuti tes Penulisan Makalah tersebut masing-masing, kepala Sekretariat DPRD Rohul Sariaman, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Fajar Sidqi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup,Hen Irpan, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ridarmanto. Kepala Dinas Kesehatan, Grefino Dahiliardy. Dinas Tanaman pangan Dan Holtikultura, Mubrizal.
 
Selanjutnya, Kepala Dinas Penegendalian penduduk Keluarga Berencana, Yulihesman. Dinas Ketahanan pangan Dan Perikanan Ruslan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Harisman,  Dinas Koperasi, UKM dan Transmigrasi, Harry Islami.
 
Kemduian,  Dinas Perumahan dan Penataan Wilayah, Bisman, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, T.Rafli Armien, Kepala Dinas Perternanakan dan Perkebunan,Sri Hardono. Kepala Disdukcapil Irpan Rido, kepala Kesebangpol Budia Kasino. Asisten II ekonomi Pembangunan Syamsul Bahri. Asisten III administrasi Umum Sri Mulyatti. Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Dipendri dan  sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan & Sumber Daya Masyarakat Nurhidayah.
 
Menurut Salah Seorang Anggota Tim Penguji Auzar mengatakan, dalam tes pembuatan Makalah ini,seluruh peserta diharuskan mengejawantahan visi misi bupati rokan hulu dalam pelaksanaan tupoksi dan fungsi masing-masing opd dalam sebuah tulisan Makalah. Dalam Makalah Tersebut, Peserta diharuskan memamaparkan ide-ide mereka tentunya berkaitan dengan tupoksi mereka dalam melaksanakan visi misi Bupati,  serta idinteifikasi permaslahan dan potensi terkait visi misi tersebut
 
"Mereka juga akan menjabarkan kondisi aktual terkait permasalahan dengan mengaitkanya dengan potensi daerah yang signifikan terkait tupoksi, Serta gagasan terkait penyelsaian masalah dan pengembangan potensi daerah untuk mencapai tujuan visi dan misi tersebut," Kata Auzar.
 
Setelah Pembuatan Makalah selesai, Seluruh peserta akan di uji melalui tes wawancara seperti layaknya ujian Seminar skripsi. Seluruh peserta nantinya akan memeberikan  Persentasi selama  10 menit kepada 4 tim penguji dari Fakultas pendiidikan, hukum tekhik, dan fisipol UR.
 
Ditambahkan Auzar, salah satu aspek penilaian tim yaitu  melihat kelogisan gagasan yang mereka kemukakan karena hal itu sangat terkait dengan seberapa besar kemungkinan ide itu bisa diwujudkan.
 
"Jadi antara gagasan dan kondisi dilapangan itu harus disesuaikan, jika gagasan nya bagus tetapi tidak bisa diterapkan karena potensi daerahnya tidak mendukung ya tidak bisa juga kan"  jelas Auzar.
 
 
Ditegaskan Auzar, Hasil Tes Pembuatan Makalah ini tidaklah menjadi  penetnu lulus tidaknya pejabat tersebt dari evaluasi jabatan ini.  hasil rekomendasi juga ditentukan dari serangkaian tes sebelumnya seperti  kerjasama tim, membuat keputasan dan lainya.
 
"Jadi tidak tertumpu pada tes hari ini saja, semuanya diperhitungkan. Hari ini salah satu tes dalam bentuk makalah, nantinya hasil tes ini  akan diserahkan dalam bentuk rekomendasai sementara keputsan akhirnya tetap  bupati," pungkas Auzar. (don)

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top