• Home
  • Rohul
  • Pemerintah Bubarkan HTI, GP Anshor Riau Berterimakasih

Pemerintah Bubarkan HTI, GP Anshor Riau Berterimakasih

Minggu, 14 Mei 2017 | 20:02
Ketua GP ANSHOR Provinsi Riau Purwaji
ROHUL, RIAUGREEN.COM - Gerakan Pemuda (GP) Anshor Provinsi Riau berterimakasih kepada Pemerintah atas sikap tegasnya membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), meski pembubaran HTI tersebut dinilai terlambat karena keberadaan HTI Sudah Lama ada dan sudah banyak menyebarkan isu kilafah. 

Bahkan, menyikapi keputusan pemerintah membubarkan HTI, dan menyatakan Siap Merangkul Anggota HTI, yang ingin kembali ke pangkuan ibu pertiwi, asalkan tidak lagi mengembangkan isu Khilfah dalam kegiatan dakwahnya.

"Ketika Teman-teman HTI ingin Tobatan Nasuha, kembali ke pangukan ibu pertiwi kami sangat menerima karena kita bersaudara, tetapi syaratnta janganlagi berdakwah dengan membawa isu-isu kilafah," Ujar Ketua GP ANSHOR Provinsi Riau Purwaji, Jumaat (12/05/2017), Saat menghadiri Pembukaan DiklatSar Banser dan Fatser Di desa Pasir Agung, Kecamatan Rambah Rohul.

Purwaji menyatakan,  GP Anshor Riau menilai langkah yang dilakukan pemerintah itu merupakan sebuah langkah maju yang harus di dukung oleh semua pihak demi menjaga keutuhan NKRI. oleh karena itu GP Anshor Provinsi Riau siap mengawal kebijakan Pemerintah membubarkan HTI ini. 

GP Anshor siap melakukan pendekatan serta menyiapkan bukti-bukti aksi HTI yang dinilai melanggar Undang-undang, mengganti dasar negara menjadi Kilafah

"Di Daerah kita satu komando dibawah Ktua Umum GP Anshor dalam mengawal kebijakan ini kita siap melakikan pendekatan serta menyiapkan bukti-bukti aksi mereka yang melanggar UU dan mengganti dasar negara menjadi Kilafah" terangnya.
tidak hanya itu, Purwaji menghimbau kepada selurh GP Anshor yang ada di Kabupaten Kota di riau, dapat  melakukan pendataan dimana kelompok yang terdata sebagai HTI. namun ia berpesan kepada GP Anshor, Banser Dan Fatayat tidak melakukan tindakan anarkis dan represif terhadap kelompok yang dicurigai sebnagai HTI, namun dengan cara-cara damai, berdialog dan musyawarah dalam merangkul kembali anggota HTI.

"Kita GP Anshor, banser memang kelihatanya sangar, tetapi seuma upaya yang kita lakukan dalam merangkul kembali anggota HTI ini tetap mengedepankan cara damai, seperti berdialog dan musyawarah, karena kita semuanya saudara di bawah NKRI," pungkasnya. (don)

BERITA LAINNYA
Warga Desa Kembang Damai Goro Bangun Musholla
Minggu, 21 Mei 2017 | 22:35
BERIKAN KOMENTAR
Top