• Home
  • Rohil
  • DLH Rohil Lakukan Pengolahan Sampah Menjadi Pupuk Organik

DLH Rohil Lakukan Pengolahan Sampah Menjadi Pupuk Organik

Rabu, 26 Februari 2020 | 20:53
Kadis DLH Rohil saat melakukan Peninjauan dilokasi tempat pengolahan pupuk organik di TPA Batu Enam.
ROHIL, RIAUGREEN.COM - Dinas lingkungan hidup kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mulai melakukan pengolahan sampah menjadi pupuk organik, Pengolahan sampah yang dipusatkan di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batu Enam,Kecamatan Bangko,Rohil.

Mahmud, tenaga ahli pengolah sampah binaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Selasa( 26/2/2020) menjelaskan,tata cara dan jalannya proses dalam pengolahan sampah menjadi pupuk organik.

Dijelaskannya, proses awal terlebih dahulu memisahkan sampah-sampah organik seperti jenis sayur, daun-daunan di TPA. Kemudian sampah yang telah dipilih tersebut selanjutnya di giling dengan mesin pencacah sampah organik,setelah dilakukan pencacahan kemudian dilakukan penjemuran sinar matahari yang bertujuan agar kadar asam pada sampah organik menurun.

Untuk menciptakan pupuk organik, sebut Mahmud, bahan sampah organik tersebut dicampur dengan bahan tambahan berupa serbuk  padi, sekam, abu padi, serbuk gergaji dan bahan baku sejenis lainnya seperti  cairan EM4.

"Kesemua bahan itu dimasukan kesuatu tempat permentasi untuk beberapa minggu. Setelah itu sampah organik mengalami perubahan warna kecoklatan maka bisa dikatakan sampah organik sudah jadi atau siap untuk di gunakan,"sebutnya.

Dikatakannya, produksi untuk tahap pertama, selama tiga minggu pengolahan sampah organik mampu menghasilkan 300 kg pupuk organik,Selain menghasilkan pupuk kompos hasil pengolahan juga menghasilkan pupuk cair.

Kadis DLH Rohil, Suwandi,SSos  mengatakan bahwa pengolahan sampah tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengurangi timbunan sampah yang ada di TPA (tempat pembuangan akhir) di kecamatan Bangko yang sesuai diamanatkan dalam Jakstrada Kabupaten Rokan Hilir Nomor 92 tahun 2018.

"Sampah yang dihasilkan oleh masyarakat dibawa ke bank sampah induk TPA Bagansiapiapi,Kemudian sampah tersebut dilakukan pengolahan menjadi pupuk organik,Hal ini juga dapat mengurangi sampah organik sebesar dua persen,sedangkan dari Hasil pupuk organik tersebut,saat ini masih digunakan untuk kebutuhan kalangan Dinas Lingkungan Hidup dan juga Untuk memupuk bunga-bunga yang ada di kota Bagansiapiapi dan Sekitarnya"Jelas Wandi.

Dalam kesempatan tersebut Suwandi berharap untuk kedepannya TPA Batu Enam bisa dijadikan Wahana Edukasi kalangan pelajar,bagaimana menciptakan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan berharga, (Hermansyah/RT)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top