• Home
  • Rohil
  • Polsek Bangko Bagansiapiapi Musnahkan Barang Bukti Sabu Seberat 267.46 Gram dengan Blender

Polsek Bangko Bagansiapiapi Musnahkan Barang Bukti Sabu Seberat 267.46 Gram dengan Blender

Kamis, 13 Februari 2020 | 16:44
ROHIL, RIAUGREEN.COM - Polsek Bangko Bagansiapiapi,Rokan Hilir,memusnahkan Barang Bukti tindak pidana narkotika berupa jenis sabu seberat 267.46 gram,barang bukti tersebut berasal dari dua tersangka warga Kota Dumai,Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan diaula Mapolsek Bangko pada Hari Kamis,(13/2/2020),di Jalan Perwira Bagansiapiapi.

Pemusnahan yang dipimpin oleh Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais,SH,dan disaksikan langsung Wakapolres Rokan Hilir,Kompol James Raja Gukguk,Camat Bangko Rijalul Fikri,SE,perwakilan Kejari Kasi Datun, dan JPU,BNK serta Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir.

Polisi juga menghadirikan tersangka yang terlibat dalam kasus ini,yakni Robby Fernando alias Robby Bin Zulferdi (27) dan Firdaus Bin Dermawan (21),barang bukti sabu dimusnahkan dengan cara dicampur air dan diblender.

Kapolsek Sasli menyampaikan, pemberantasan peredaran Narkotika tidak akan berhenti sampai disini. Pihaknya akan terus berupaya agar Kecamatan Bangko bebas dari peredaran barang yang bisa menghancurkan generasi muda itu.

"Untuk Pemberantasan Narkoba ini, tidak bisa hanya berpatokan pada pihak kepolisian saja,tetapi butuh kerjasama dari semua lapisan masyarakat,Jika ada informasi penyalahgunaan narkotika informasikan ke kami,karena Kami akan rahasiakan identitas pemberi informasi,"Jelasnya.

Kapolsek menambahkan,bahwa pihaknya saat ini sudah mendeteksi pemain-pemain baru dalam peredaran narkotika,dan Ia optimis timnya dalam waktu dekat dapat menangkap para pelaku-pelaku tersebut.

"Narkoba ini dampanya sangat luar biasa,karena,bukan hanya generasi muda yang menjadi korbannya,yang tua pun bisa jadi korban jika mudah terpengaruh,karena Para pelaku ini tidak mengenal usia,yang muda dan yang tua akan di pengaruhinya demi mencari keuntungan,"Ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Kanit Reskrim IPTU D Napitupulu menambahkan bahwa,terungkapnya kasus tersebut berawal dari pengembangan dari penangkapan seorang tersangka,yang langsung dikembangkan dan sehingga didapati barang bukti cukup besar dari 2 Orang pelaku warga kota Dumai.

"Dan untuk mengungkap jaringan ini,kita pakai Undercover dan kita berhasil menangkap jaringan ini sampai ke kota Dumai,"Katanya. (Hermansyah)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top