• Home
  • Rohil
  • Bupati Suyatno Dodos Perdana Sawit PSR Program Presiden RI Jokowi

Bupati Suyatno Dodos Perdana Sawit PSR Program Presiden RI Jokowi

Kamis, 07 November 2019 | 19:57
Hermansyah
ROHIL, RIAUGREEN.COM - Bupati Rokan Hilir H Suyatno melakukan pendodosan perdana sawit hasil dari Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Program Pemerintah Pusat yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (22/10/2019) di Bagan Sinembah, Rohil.

Bupati Suyatno dalam kesempatan tersebut juga memegang dodos untuk melakukan pemangkasan terhadap bunga calon buah sawit (Kastrasi) pada pohon sawit yang ditanam Joko Widodo (Jokowi).

"Hari ini saya bersama dengan Kepala Dinas dan Apkasindo serta Upika Bagan Sinembah kembali meninjau langsung sawit hasil dari program PSR yang ditanam langsung oleh bapak presiden Jokowi beberapa waktu lalu," Ujar H Suyatno.

Dikatakanya Kalau menurut keterangan dari Ketua Apkasindo (Tommy, Red) bahwa yang di lakukan adalah Kastrasi yang bertujuan membuang bunga yang menjadi buah pasir dengan tujuan untuk mempercepat pertumbuhan batang dan daun.

"Umurnya baru lebih kurang satu tahun lima bulan, alhamdulilah udah bisa dodos. Ini bibit nya sangat unggul dan bagus sekali, " Terang suyatno


Selain itu kata Bupati, tanaman sawit tersebut juga sudah dipantau langsung oleh pihak kementerian. "Semoga kedepannya perkembangan sawit di Rokan Hilir khususnya di Bagan Sinembah ini dapat semakin bagus dan mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat," harap Suyatno.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Rokan Hilir, Drs.Isa Ahmadi kepada wartawan juga menyebutkan, bahwa Kastrasi tersebut dilakukan untuk menekan pertumbuhan generative dan merangsang pertumbuhan vegetatif.

"Selain itu kastrasi sangat berguna bagi tanaman,yaitu memutus siklus hama tandan, seragamnya berat tandan, mempercepat pertumbuhan batang atau pokok KS. Saat panen dilakukan, TBS yang dihasilkan telah mencapai berat standar PKS. Mengurangi kelembapan pada tanaman yang dapat memicu tumbuhnya jamur parasit," kata Isa.

Lanjut Isa,Kastrasi ini dilakukan saat pokok kelapa sawit mulai menghasil bunga/buah pada umur 18 bulan,Kastrasi dilakukan sebanyak 3 rotasi dengan interval 2 bulan,Maka kastrasi dilakukan pada umur tanaman 18, 20 dan 22 bulan, Jelas isa.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo meresmikan program peremajaan (Replanting) perkebunan kelapa sawit rakyat seluas 328 hektare di Kepenghuluan Pelita, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil),Riau

Presiden RI Joko Wododo saat meluncurkan program peremajaan sawit rakyat di Rohil, mengatakan bahwa proses peremajaan sawit rakyat sudah dimulai di Provinsi Sumatera Selatan, Sumatera Utara dan Riau.

“Khusus di Riau tahun ini diberi jatah untuk peremajaan sawit rakyat seluas 25.000 hektare,” ujar Jokowi.
Presiden melihat sendiri kelapa sawit yang ada di Kabupaten Rohil sudah lebih dari 30 tahun. Bahkan ia menyebutkan sudah terlambat untuk dilakukan peremajaan.

“Kita harapkan dengan tanaman yang baru ini, tiga tahun sudah berbuah dan menghasilkan,” harapnya.

Jokowi mengatakan bahwa pemerintah saat ini sedang fokus pada kelapa sawit. Kemudian dilanjutkan komoditi kopi, kelapa dan karet yang sudah disiapkan prosesnya dari kementerian terkait.

“Jadi saya harapkan program ini harus betul-betul, baik itu setelah dimulai hingga diselesaikan,Jangan lupa Pak Menteri, Pak Gubernur dan Pak Bupati saya cek nanti,” tutur Jokowi. (adv/her)

Loading...
BERITA LAINNYA
Bekerja dengan Hati dan Ikhlas dalam Berbuat
Kamis, 30 April 2020 | 14:46
BERIKAN KOMENTAR
Top