• Home
  • Rohil
  • Sambil Menangis, Bupati Suyatno Lakukan Prosesi Pelepasan Almarhum Muzakar

Sambil Menangis, Bupati Suyatno Lakukan Prosesi Pelepasan Almarhum Muzakar

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 13:44
Hermansyah
ROHIL, RIAUGREEN.COM - Bupati Suyatno menyampaikan duka yang mendalam pada saat prosesi Pelepasan Almarhum Muzakar Kepala Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi Rohil di pemakaman Umum Bagan Batu, Jumat (18/10/2019), Rohil.

Pelepasan Keberangkatan Almarhum Muzakar di Pimpin langsung Bupati Suyatno disaksikan oleh seluruh pelayat yang hadir dan Forkompinda di lingkungan Pemerintahan Rohil.

Dalam Sambutannya Bupati Suyatno menjelaskan, bahwa almarhum Muzakar Bin Baudin menghembuskan nafas yang Terakhir pada pukul 7.50 Wib di Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru.

"Saya atas nama pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berbela sungkawa atas Wafatnya/meninggalnya saudara saya Muzakar bin Baudin, yang genap berusia 55 Tahun, dan sepengetahuan kami, almarhum adalah sosok yang bersahabat, ramah,.budi pekerti yang baik serta pandai bergaul sesama teman, maupun saya sendiri," Ucap Bupati.

Bupati menceritakan, seminggu yang lalu almarhum cukup lama datang ke rumah saya menceritakan sakitnya, dan saya sampaikan istirahat dulu, untuk berobat yang baik dan saya izinkan, tak lama setelah itu beliau meninggalkan rumah saya,dan tak lama setelah itu, beliau masuk Rumah Sakit.

"Dan saya pergi kerumah Sakit habis sholat Is'ya, beliau masih bercanda gurau juga, tapi Allah berkata lain, hari ini beliau menghadap sang Khalid dan tentunya kita doakan Almarhum dapat diterima disisi ALLAH SWT dan masuk ke dalam surganya ALLAH, maafkan dia ya ALLAH, kami juga atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat jalan kepada saudara saya muzakar," Kata Bupati.

Lanjutnya, Mungkin selama pergaulan, saya pikir tidak ada dosanya, kami terlebih dahulu memaafkannya dan sekali lagi atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat jalan,.dan kepada keluarga saya pak Muzakar, kepada istri dan anak-anak yang ditinggalkan untuk bersabar dan tawakal dalam menghadapi cobaan hidup diatas dunia ini.

"Saya juga terharu, kenapa saya menangis, karena hari ini merupakan hari yang bersejarah buat keluarga pak Muzakar yang kebetulan hari ini juga anaknya yang laki-kaki melangsungkan pesta pernikahan yang mana beliau tidak sempat melihat bagaimana pada saat Ijab Kobul itu, inilah yang merasa hati kami merasa rindu, merasa terharu atas kepergian pak Muzakar," Ungkap Bupati.

Selamat Jalan Pak Muzakar, mudah-mudahan Allah SWT menerima amal baik pak Muzakar,dan ditempatkan kedalam surga nantinya, insyaallah Allah bersama PAK Muzakar, Timpalnya. (Hermansyah)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top