• Home
  • Politik
  • Ucapan 'Semoga Sumbar Dukung Negara Pancasila' Dinilai Rugikan Pribadi Puan

Ucapan 'Semoga Sumbar Dukung Negara Pancasila' Dinilai Rugikan Pribadi Puan

Kamis, 03 September 2020 | 13:04
dok DPR
Puan Maharani
RIAUGREEN.COM - Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Andalas (Unand) Padang, Najmudin Rasul, menilai pernyataan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, soal Sumbar malah merugikan diri sendiri. Dia menyebut ucapan Puan memicu warga Minang memberi pandangan negatif ke Puan.

"Sebagai seorang aktor politik, Puan tidak elok menggunakan kata-kata seperti itu. Ini bisa memicu persepsi negatif masyarakat Minang terhadap kualitas politik Puan," kata Najmuddin kepada detikcom, Kamis (3/9/2020).

"Komunikasi politik yang kurang bagus, merugikan diri sendiri dan nama partai," tambah dia.

Menurut Najmuddin, pernyataan itu bisa melukai hati masyarakat Minang dan makin membuat PDIP sulit menang di Sumbar. Apalagi, saat ini sedang berlangsung Pilkada.

Ucapan Puan juga dianggap tak produktif. Bakal paslon yang diusung PDIP juga dinilai bakal mendapat pengaruh negatif dari ucapan Puan.

"Ini sesuatu yang tidak produktif sama sekali. Tentu saja ini akan berdampak negatif terhadap kandidat kepala daerah yang diusung PDIP di Sumbar," katanya.

Sebelumnya, Puan Maharani menyelipkan harapan agar Sumatera Barat menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila saat mengumumkan bakal calon yang diusung PDIP dalam Pilkada Sumbar.

"Rekomendasi diberikan kepada Insinyur Mulyadi dan Drs H Ali Mukhni. Merdeka!" kata Puan, Rabu (2/9/2020).

"Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung Negara Pancasila," begitu kata Puan.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kemudian memberikan penjelasan terkait harapan Ketua DPR RI itu. Hasto menyebut harapan Puan agar Sumbar mendukung negara Pancasila dalam aspek kebudayaan dan nasionalisme. Dia berharap hal tersebut bisa diterapkan di dalam kehidupan bernegara.

"Yang dimaksudkan Mbak Puan dan sebagaimana seluruh kader partai mengingatkan bagaimana Pancasila dibumikan tidak hanya di Sumatera Barat, tetapi di Jawa Timur, di seluruh wilayah Republik Indonesia, Pancasila harus dibumikan," kata Hasto saat konferensi pers secara virtual, Rabu (2/9).(detik.com)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top