• Home
  • Politik
  • Ini Alasan Peneliti Sebut Putaran Dua Berat untuk Ahok-Djarot

Ini Alasan Peneliti Sebut Putaran Dua Berat untuk Ahok-Djarot

Jumat, 17 Februari 2017 | 23:41
Foto YouTube
RIAUGREEN.COM - Karena tak ada yang menembus 50 persen plus satu, Pilgub DKI bakal berlangsung dua putaran. Peneliti CSIS Arya Fernandes memprediksi Pilgub DKI putaran kedua bakal berat untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, yang hanya menang tipis di putaran pertama.

"Dengan selisih yang tipis ini memang pekerjaan petahana akan sangat berat, tidak mudah bagi petahana. Secara psikologis, suara biasanya pada batas-batas tertentu akan lari ke penantang. Memang energi yang akan dikeluarkan petahana akan lebih besar lagi dan tidak mudah menghadapi putaran kedua," kata Arya kepada wartawan, Jumat (17/2/2017).

Karena itu, pertarungan di putaran kedua diprediksi bakal lebih sengit. Ahok-Djarot dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, yang bertarung di putaran kedua, pun harus sangat cermat.

"Yang harus dilakukan tentu tidak blunder, karena kalau ada blunder lagi itu akan memperparah situasi dan sangat merugikan," katanya.

Peta politik di putaran kedua juga semakin menarik. Semua pihak saat ini tengah menunggu kepada siapa suara Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni bergeser. Partai-partai pun terus melakukan komunikasi untuk membangun koalisi di putaran kedua.

"Nah kans di putaran kedua saya kira tergantung bagaimana sinyal yang akan diberikan oleh Cikeas dan pasangan nomor satu. Jadi kalau sinyal itu diberikan kepada Anies mungkin akan membantu meningkatkan elektoral Anies dan kalau dari segi demografi ada irisan antara basis Anies dengan basis Agus. Jadi kalau sinyal Cikeas mendukung Anies, ini akan berbahaya bagi petahana," pungkasnya. (source:detik.com)


BERITA LAINNYA
Sandiaga Uno Terkaya, Menyusul Ahok Nomor Dua
Selasa, 29 November 2016 | 11:43
BERIKAN KOMENTAR
Top