• Home
  • Pendidikan
  • Tahun 2016 Anggaran Kemendikbud Dipangkas Rp 6,5 Triliun Dari Alokasi Anggaran

Tahun 2016 Anggaran Kemendikbud Dipangkas Rp 6,5 Triliun Dari Alokasi Anggaran

Selasa, 07 Juni 2016 | 14:11
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan. (foto : Net)
JAKARTA, RIAUGREEN.COM - Anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dipangkas sebesar Rp 6,5 triliun dari alokasi anggaran di kementerian itu pada 2016 sebesar Rp 42,6 triliun.

"Jumlah penghematan terdiri dari Rp 3,68 triliun untuk efisiensi belanja operasional, dan Rp 2,89 triliun untuk belanja lainnya," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan di Jakarta, Selasa (7/6/2016), seperti dikutip Antara.

Pemangkasan tersebut dikarenakan adanya pengurangan anggaran di sejumlah kementerian.

Anies menjelaskan sumber pengurangan berasal dari kegiatan yang bersifat pendukung. Sementara, sejumlah program prioritas seperti pembangunan kelas baru tetap bisa dilakukan.

Sementara, untuk perjalanan dinas tetap dilakukan karena melekat dengan program-program Kemdikbud.

"Ini yang berbeda di kementerian lain ada anggaran perjalanan dinas, tapi kalau di Kemendikbud itu, anggaran perjalanan dinas itu menempel dengan program," tambah dia.

Terdapat dua strategi efisiensi anggaran yang akan dilakukan. Pertama, strategi penggunaan anggaran 2016 lebih kepada pengurangan volume.

Kedua, penyelenggaraan kegiatan akan lebih melibatkan pemerintah daerah melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Itu strategi kedua, kegiatan tersebut tetap juga kita lakukan tapi dengan memasukkannya lewat Dana Alokasi Khusus (DAK)."

Usulan sumber penghematan anggaran lainnya, meliputi biaya operasional non gaji (belanja langganan daya, jasa dan pemeliharaan lainnya), pembangunan gedung baru (yang masih diblokir karena moratorium), pengadaan tanah baru, perjalanan dinas yang tidak terkait dengan kegiatan prioritas, jasa konsultan dan jasa profesi.

Berikutnya, belanja barang noninfrastruktur termasuk kendaraan yang belum terkontrak, dan bantuan pembangunan sarana pendidikan dan peralatan pendidikan yang diserahkan kepada masyarakat/daerah yang jika dikurangi sehingga tidak menimbulkan gejolak sosial.




editor  : Hafiz
source : kompas.com

BERITA LAINNYA
Ide Baru Mendikbud, Sabtu Minggu Libur Sekolah
Rabu, 07 September 2016 | 01:11
UPTD Bengkalis Taja Debat Bahasa
Senin, 07 Maret 2016 | 15:19
BERIKAN KOMENTAR
Top