• Home
  • Pendidikan
  • Tingkatkan Ekonomi Bangsa, Sektor Pendidikan Harus Capai Perubahan Yang Lebih Baik

Tingkatkan Ekonomi Bangsa, Sektor Pendidikan Harus Capai Perubahan Yang Lebih Baik

Jumat, 27 Mei 2016 | 14:13
Wapres RI, Jusuf Kalla. (foto : Net)
JAKARTA, RIAUGREEN.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, capaian bangsa untuk menjadi makmur, tolak ukurnya adalah mutu pendidikannya. Oleh karena itu, pendidikan menjadi pusat dari segala perubahan, termasuk perubahan perekonomian bangsa.

Dia menuturkan, karena pendidikan menjadi pusat, maka guru sebagai pendidik harus mengikuti perubahan. Pasalnya, ilmu bersifat dinamis, maka guru harus dapat meningkatkan kemampuan diri. Salah satunya, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Karena, membangun ekonomi industri tentu berhubungan dengan teknologi. Meksipun teknologi tidak dapat menggantikan posisi guru.

"Hampir semua bangsa melakukan upaya untuk meningkatkan ekonomi bangsa, dan pendidikan merupakan satu-satu caranya untuk mencapai perubahan itu," kata JK pada dialog pendidikan bertajuk Memajukan Pendidikan Nasional dan Peningkatan Peran PGRI di Tengah Perubahan, yang berlangsung di Gedung PGRI, Jalan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat, (27/8).

JK juga mengatakan, pendidikan berpusat pada guru. Pasalnya, meski zaman semakin canggih dan teknologi semakin berkembang, peran guru tidak dapat digantikan. Komputer tidak dapat mengantikan peran guru dalam kelas. Maka, guru harus mampu menyesuaikan dengan perubahan.

Dia juga mengharapkan, PGRI sebagai organsisasi guru terbesar harus menjadi mitra pemerintah yang kuat, untuk bersama-sama meningkatkan kemampuan guru di dalam kelas.

Selanjutnya, alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin Makassar ini mengatakan, dalam melihat pendidikan di Tanah Air, sebaiknya jangan dibandingkan dengan negara lain. Hal ini menandakan tidak ada rasa bersyukur dalam diri anak bangsa. Seharusnya membandingkan dengan melihat masa lalu. Karena saat itu merupakan waktu yang tepat untuk dijadikan perbandingan.

Dia menuturkan, pendidikan Indonesia, saat ini sudah meningkat dan lebih baik jika dibandingkan dengan 20 atau 10 tahun yang silam. Namun akan bebeda jika perbandingan yang dilakukan dengan negara lain yang lebih maju.

"Pendidikan kita sudah semakin baik, jadi seharusnya jika membuat perbandingan dengan masa lalu 20 tahun yang lalu, bukan dengan negara lain. Itu menandakan tidak ada rasa syukur dengan perubahan yang ada," kata JK.

Dia juga menuturkan, kunjungan ke Gedung PGRI bukan untuk pertama kalinya. Dia pernah berkunjung ketika masih menjabat sebagai Menko Kesra dan saat menjadi Wapres pada periode sebelumnya, sehingga ini menjadi kunjungan yang ketiga kalinya. Pasalnya, PGRI merupakan mitra pemerintah untuk memajukan bangsa.




editor  : Hafiz
source : beritasatu.com

BERITA LAINNYA
Ide Baru Mendikbud, Sabtu Minggu Libur Sekolah
Rabu, 07 September 2016 | 01:11
UPTD Bengkalis Taja Debat Bahasa
Senin, 07 Maret 2016 | 15:19
BERIKAN KOMENTAR
Top