Limbah RAPP Cemari Sungai, Ribuan Ikan Mengapung

Jumat, 16 Maret 2018 | 18:27
foto :Angga
Kondisi Kanal Sungai Yang Sudah Tercemar Limbah RAPP
PELALAWAN, RIAUGREEN.COM - Diduga akibat pencemaran sungai yang disebabkan oleh limbah pabrik kertas terbesar Asia, Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Ribuan ikan sungai Kampar mengapung.

Pantauan RiauGreen.com di lokasi kanal outlet atau yang lebih dikenal dengan parit limbah, puluhan warga Desa sering, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau mengumpulkan ribuan bangkai ikan yang setengah membusuk. Jumat Dinihari (6/3/2018).

Salah seorang warga, Rudi (34), menyebutkan bahwa kuat dugaan penyebab sungai tercemar adalah limbah RAPP. 

"Ada banyak sekali ikan yang mati bang, bisa mencapai berton - ton, dugaan sementara bang penyebab tercemarnya sungai adalah limbah RAPP," paparnya.

Corporate communications manager RAPP, Djarot Handoko menjelaskan bahwa pencemaran kanal Sungai Kampar, Desa Sering merupakan rentetan dari meledaknya turbin RPE. 

"Sejak terjadinya gangguan pada pembangkit listrik pada rabu (14/3) sore lalu dan terputusnya suplai listrik, otomatis menghentikan seluruh kegiatan operasional di pabrik PT RAPP. Terhentinya aktifitas di pabrik tentu saja juga menghentikan proses di instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sehingga air yang biasanya mengalir ke kanal outlet juga terhenti, hal ini berakibat pada penurunan debit air di kanal outlet tersebut. mengakibatkan berkurangnya kandungan oksigen pada kanal outlet yang berpengaruh terhadap biota ikan di kanal tersebut," terang Djarot. (Angga)

BERITA LAINNYA
Penderita ISPA di Pelalawan Meningkat
Kamis, 12 Juli 2018 | 09:51
BERIKAN KOMENTAR
Top