• Home
  • Pelalawan
  • Warga Resah, Distribusi Ilegal BBM Sebabkan Kelangkaan Bio solar

Warga Resah, Distribusi Ilegal BBM Sebabkan Kelangkaan Bio solar

Jumat, 09 Maret 2018 | 22:54
foto :Angga
Puluhan Jerigen Berisi Biosolar yang didistribusikan secara ilegal
PELALAWAN, RIAUGREEN.COM - Krisis dan Persoalan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Riau memasuki babak baru, setelah kenaikan harga pertalite yang menuai protes berbagai kalangan hingga berbuntut pada aksi unjuk rasa mahasiswa di kota Pekanbaru yang berujung kericuhan beberapa waktu lalu, kini masyarakat harus menanggung beban kelangkaan bio solar.

Hasil pantauan riaugreen.com, sudah sejak memasuki awal tahun 2018 BBM jenis bio solar di Kabupaten Pelalawan langka, hal tersebut terbukti dari panjangnya antrian kendaraan yang hendak mengisi bio solar.

Belakangan diketahui bahwa salah satu penyebab kelangkaan BBM jenis biosolar tersebut akibat disinyalir bisnis nakal oknum SPBU, seperti yang dilakukan oleh pengelola SPBU 14.2836109 Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau.

Hal tersebut disampaikan Ali (30), kepada riaugreen.com, Jumat (9/3/2018). "Sekarang sulit dapat solar bang, harus antri panjang dan lama, lebih parah dari antrian premium," Keluh Ali.

Saat ini bang, sambung Ali, BBM sudah semakin krisis dan banyak warga yang resah. 

"Sudah banyak yang mengeluh soal perbuatan orang SPBU yang jual bio solar ke jerigen bang, kadang kita kasihan dengan kendaraan yang perjalanannya jauh harus antri berlama-lama, sementara pengelola SPBU semakin untung, aparat penegak hukum pun gak peduli," pungkasnya. (Angga)

BERITA LAINNYA
182 CPNS di Pelalawan Diangkat Jadi PNS
Jumat, 07 September 2018 | 14:53
Dua Pengedar di Pelalawan Dibekuk
Jumat, 31 Agustus 2018 | 11:39
BERIKAN KOMENTAR
Top