• Home
  • Pelalawan
  • Hakim Jatuhkan Vonis Berbeda Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan RSS Langgam

Hakim Jatuhkan Vonis Berbeda Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan RSS Langgam

Selasa, 03 Oktober 2017 | 14:31
foto rlc
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Lima terdakwa korupsi pembangunan Rumah Sehat Sederhana (RSS) Langgam, Kabupaten Pelalawan. Tetap dinyatakan hakim terbukti bersalah, kendati hukuman bagi terdakwa tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Kelima terdakwa, Muhammad Asrie alias Coli, selaku kontraktor pelaksana dan dua rekannya Syahrimen dan Toni Kosromiko, selaku konsultan. Kemudian terdakwa Rizal Dasri selaku PPTK dan Tengku Said Ikhsan selaku Tim PHO merupakan PNS di Dinas PU Pelalawan. Diganjar dengan hukuman pidana penjara selama 3 tahun dan 1 tahun 4 bulan.

Amar putusan yang dibacakan majelis hakim tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru yang diketuai Sulhannudin SH pada Senin (2/10/17) malam sekitar pukul 20.00 WIB itu. Kelima terdakwa terbukti melangga Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

"Menghukum terdakwa Muhammad Asrie alias Coli dengan pidana penjara selama 3 tahun denda Rp 50 juta subsider 3 bulan. Dan mewajibkan terdakwa membayar kerugian negara sebesar Rp 325 juta subsider 1 tahun kurungan," terang Sulhannudin dikutip dari riauterkini,com.

Sementara empat terdakwa lainnya yakni, Syahrimen, Toni Kosromiko, Rizal Dasri dan Tengku Said Ikhsan. Dihukum pidana penjara masing masing selama 1 tahun 4 bulan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan. Keempat terdakwa tidak dibebani membayar kerugian negara," tegas Sulhan.

Atas putusan tersebut baik terdakwa maupun jaksa penuntut menyatakan pikir pikir.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marel Lasargi SH dan Gina Olivia SH. Menuntut terdakwa Muhammad Asrie dengan pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan. Selain itu terdakwa juga diwajibkan membayar kerugian negara sebesar Rp 325 juta atau subsider selama 1 tahun,.

Sedangjan Syahrimen, Toni Kosromiko, Rizal Dasri dan Tengku Said Ikhsan. Dituntut hukuman pidana penjara masing masing selama 2 tahun denda Rp 50 juta subsider 3 bulan. Keempat terdakwa tidak dibebani membayar kerugian negara.

Seperti diketahui, Perkara korupsi yang merugikan negara Rp 900 juta ini terjadi tahun 2014 lalu, saat pengerjaan pembangunan Rumah Sehat Sederhana (RSS) Langgam yang diperuntukan bagi PNS Pelalawan.

Namun dalam pelaksanaanya, proyek pembangunan tersebut tak kunjung selesai sehingga diduga pihak kontraktor telah menyelewengkan anggaran pembangunan tersebut untuk kepentingan pribadi. Sehingga menimbulkan kerugian negara ratusan juta. (red)


BERITA LAINNYA
Kapolres Pelalawan Ngopi Bareng Bersama Wartawan
Kamis, 14 Desember 2017 | 13:25
Tiga Pria Diringkus Polisi Terkait Sabu
Jumat, 24 November 2017 | 13:27
17 Orang dan 12 Liter Tuak Diamankan Polisi
Senin, 20 November 2017 | 11:58
Pemuda Ini Embat 22 Tandan Sawit Milik Perusahaan
Sabtu, 18 November 2017 | 11:05
BERIKAN KOMENTAR
Top