• Home
  • Pekanbaru
  • Riau Harus Bisa Lepas dari Ketergantungan Pangan, Begini Penjelasanya

Riau Harus Bisa Lepas dari Ketergantungan Pangan, Begini Penjelasanya

Selasa, 30 Juni 2020 | 11:54
mcr
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan Holtikultura, Riau Syahfahlefi
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Syahfalefi mengatakan, dirinya optimis, perlahan Riau mampu melepaskan diri dari ketergantungan pasokan bahan pangan dari provinsi lain. Yakni, dengan penyediaan benih unggul yang selama ini belum dilaksanakan secara keseluruhan. 

Langkah ini dinilai Syahfalefi, jika terus dilakukan secara konsisten akan mampu menjadi stimulus bagi petani di Riau dalam mengambangkan budidaya pertaniannya. Kemudian, bagaimana pemanfaatan lahan yang belum tergarap bisa dioptimalkan dengan baik oleh petani lainnya. 

"Kita menyiapkan irigasi, jaringan dan infrastruktur, serta menguatkan peran kelembagaan. Dengan pola pendekatan ini, kedepannya kita berharap sektor pertanian, di samping dapat meningkatkan produksi juga akan terjadi peningkatan kesejahteraan di kalangan petani," kata Syahfalefi, Senin (29/6/20). 

Dia berharap, langkah itu membuka Jalan Riau menuju swasembada pangan. Meski tak mudah membalik telapak tangan. Namun dengan potensi alam Riau, terutama dengan memaksimalkan lahan cadangan tersebut, bisa diwujudkan secara berkelanjutan.

Lebih lanjut dikatakan Syahfalefi, Provinsi Riau saat ini memiliki total 65 ribu hektar lahan produktif diluar lahan cadangan pangan yang belum tergarap. Sementara pada periode panen pertama, Provinsi Riau baru mampu menanami sebanyak 55. 714 hektar dengan produksi setara 131.714 ton.

Diakuinya, dengan kondisi itu, belum bisa memenuhi kebutuhan pangan di Riau. Akihatnya, Riau juga belum bisa melepaskan ketergantungan pangan dari provinsi tetangga seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara. 

"Memang kita belum bisa swasembada. Tapi secara teknis, pertanian terus memproduksi hasil pangan, baik itu tanaman padi, jagung, umbi-umbian, maupun sagu," kata Syahfalefi. (MCR)

Loading...
BERITA LAINNYA
Gubri Apresiasi Program BPN Untuk Riau
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:22
Belajar Tatap Muka Tunggu Izin Kemendikbud
Kamis, 06 Agustus 2020 | 11:11
Pemko Pekanbaru Terima 1.000 Alat Rapid Test
Kamis, 06 Agustus 2020 | 11:11
BERIKAN KOMENTAR
Top