• Home
  • Pekanbaru
  • Satpol PP Bina Pengusaha Hiburan Langgar Jam Operasional

Satpol PP Bina Pengusaha Hiburan Langgar Jam Operasional

Kamis, 22 Agustus 2019 | 20:27
Pekanbaru.Go.Id
Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM-Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono, Rabu (21/8/2019) pagi lakukan pembinaan terhadap 10 perwakilan pengusaha hiburan jenis gelanggang permainan (Gelper). Pertemuan sekaligus pembinaan yang digelar di ruang rapat Kasat Pol PP lantai 2, menitik beratkan pada dugaan perjudian, serta pelanggaran jam operasional yang dilakukan pelaku usaha.

"Kita sudah layangkan surat kemaren untuk pemanggilan usaha gelanggang permainan. Kita undang 10, datang 10. Semua merespon dengan baik. Agenda kita hari ini, melakukan pembinaan kepada mereka tentang peraturan yang harus mereka lakukan. Diantaranya adalah jam operasional. Yang kedua ada indikasi perjudian. Kami sudah sampaikan untuk mereka mematuhi semua ini," ucap Agus Pramono ditemui usai pertemuan di lantai 2 gedung Satpol PP Pekanbaru.

Agus Pramono berharap, pelaku usaha Gelper dapat mematuhi peraturan daerah yang berlaku.

"Mudah-mudahan direspon oleh semua gelanggang permainan yang ada. Perjudian indikasi itu ada. Tapi saya pikir mereka sudah sampaikan. Pada umumnya mereka (pengelola) menukar hadiah. Menukar hadiah itu tidak termasuk dalam 303 (judi) kalau di kepolisian. Mohon maaf saya tidak mendetail tentang itu, karena itu ranah kepolisian," ujar Agus Pramono.

Ditegaskan mantan perwira TNI berpangkat Kolonel ini, terkait jam operasional, pihaknya menegaskan tutup jam 22.00 WIB.

"Jm 22.00WIB tutup sesuai jam operasional. Mereka mintak sampai jam 23.00WIB. Artinya proses dari jam 22.00WIB itu mungkin ada permainan yang lanjut. Itu proses dari penutupan," jelasnya.

Selain pengusaha hiburan, dikatakan Agus Pramono, dirinya turut mengundang pihak Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) selaku pihak yang menerbitkan izin.

"Usai rapat kita berikan surat peringatan kepada mereka. Baik yang melakukan atau tidak melakukan. Apabila kita melakukan razia, dan masih ada dugaan pelanggaran. Kita akan menyegel," tegas Agus Pramono sembari menyebut 52 Gelper yang beroperasi di Kota Pekanbaru.

Ditempat yang sama, Ketua Perkumpulan Pengusaha Hiburan Riau, Fuad Santoso menampik laporan yang menyebut adanya indikasi perjudian di gelanggang permainan.(pgi)

Loading...
BERITA LAINNYA
Sejak September, Asap Kiriman Jambi Menumpuk di Riau
Kamis, 19 September 2019 | 18:46
Puluhan Warga Datangi Posko Korban Kabut Asap
Kamis, 19 September 2019 | 18:36
Riau Berpotensi Hujan di Sejumlah Daerah
Rabu, 18 September 2019 | 19:28
Pj Sekdaprov Hadiri Perhargaan IGA 2019
Rabu, 18 September 2019 | 19:28
BERIKAN KOMENTAR
Top