• Home
  • Pekanbaru
  • Gubri dan Wagubri Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Ar-Rahman Pekanbaru

Gubri dan Wagubri Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Ar-Rahman Pekanbaru

Rabu, 03 April 2019 | 11:06
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Pemerintah Provinsi Riau menggelar acara peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 27 Rajab bertepatan dengan Hari Rabu 3 April 2019 di Masjid Ar-Rahman Pekanbaru.

Pada kesempatan tersebut Gubri H Syamsuar Memberikan Sambutan pada Acara Peringtan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang mengangkat tema "Dengan Semangat Isra' Mi'raj, Mari Tegakkan Sholat Berjamaah dalam Membangun Umat yang Disiplin & Istiqomah Menuju Riau Madani".

Turut hadir Wagubri H Edy Natar, Sekda Prov Riau H Ahmad Hijazi, Forkopimda Prov Riau, Walikota Pekanbaru dan pejabat di lingkungan pemprov Riau dan kota Pekanbaru serta masyarakat kota Pekanbaru.

Peristiwa Isra Miraj menjadi perjalanan agung Nabi Muhammad menuju langi ke-7. Pada peristiwa ini, banyak hikmah yang dapat diambil oleh umat muslim.

Isra Miraj menjadi peristiwa penting bagi umat Islam karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad mendapatkan perintah untuk menunaikan shalat lima waktu sehari semalam.

Rasulullah SAW mengalami peristiwa Isra Miraj setelah mendapatkan kesedihan yang luar biasa. Nabi Muhammad SAW ditinggal wafat oleh orang-orang yang dicintainya. Isra Miraj juga menjadi satu dari mukjizat Nabi Muhammad SAW.

Menurut etimologi, Isra' adalah perjalanan malam, sedangkan Mi'raj adalah naik ke atas dengan tangga.

Yang dimaksud dengan peristiwa Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad adalah diperjalankannya Nabi Muhammad oleh Allah di malam hari dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjidil Aqsa (Yerussalem).

Sedangkan Mi'raj adalah dinaikkannya Nabi Muhammad dari Masjidil Aqsa menuju ke langit ketujuh dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha (suatu tempat ghaib yang tidak mungkin ditangkap oleh pancaindra).

Dikutip dari Islami.co, Peringatan Isra' dan Mi'raj yang selalu dilaksanakan secara rutin seharusnya memiliki dampak dan hasil yang bermanfaat bagi pembenahan masyarakat. Isra' dan Mi'raj merupakan sebuah teladan bagi pemimpin untuk selalu memperjuangkan kemudahan-kemudahan bagi para rakyatya. Dan juga merupakan momen berbenah diri untuk para rakyat, agar selalu menghargai perjuangan yang telah dilakukan oleh para pemimpinnya.

Sama seperti pada masa nabi, kesombongan terkadang menutupi hati nurani kita. Kita merasa paling benar hanya karena perkataan pemimpin kita tidak sesuai dengan nalar kita. Padahal ketika disuruh menggantikan tugas-tugas mereka pun kita belum tentu bisa. Masyarakat Mekkah yang sudah masuk Islam pada waktu itu dengan pongahnya meninggalkan nabi hanya karena peristiwa Isra' dan Mi'raj yang dilakukan nabi tidak masuk di akal mereka. Padahal nabi sudah memperjuangkan kepada Allah agar meringankan kewajiban mereka.

Salah satu poin penting yang bisa kita petik adalah bahwa sikap mengayomi seorang pemimpin dan sikap menghargai orang yang dipimpin itu memiliki dampak yang positif dalam proses berjalanannya suatu tatanan pemerintahan. Tidak hanya itu, peristiwa besar seperti Isra' dan Mi'raj harus menjadi mementum untuk membenahi penyakit-penyakit sombong dan egoisme yang ada di hati kita. (r1)


Loading...
BERITA LAINNYA
RSD Madani Tuan Rumah Pertemuan PERSI Riau
Sabtu, 12 Oktober 2019 | 10:07
Realisasi APBN Riau Capai Rp23,86 Triliun
Jumat, 11 Oktober 2019 | 09:54
BERIKAN KOMENTAR
Top