• Home
  • Pekanbaru
  • Imbauan Pangdam 1/BB Jelang Kedatangan Jokowi ke Riau, Jangan Ada Goreng-goreng Berita

Imbauan Pangdam 1/BB Jelang Kedatangan Jokowi ke Riau, Jangan Ada Goreng-goreng Berita

Jumat, 14 Desember 2018 | 10:39
foto okezone
Pangdam I/Bukit Barisan (BB) Mayjend TNI MS Fadhila.
RIAUGREEN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi akan berkunjung ke Riau. Sebagai persiapan pengamanan, personel gabungan menggelar apel di halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (13/12) pagi. Acara dipimpin langsung Pangdam I/Bukit Barisan (BB) Mayjend TNI MS Fadhila.

Dalam sambutannya, Fadhila menyampaikan berbagai penekanan serta imbauan. Salah satunya imbauan agar media massa dapat menyajikan berita yang menyejukkan. Apalagi menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Diharapkan, pemberitaan soal kunjungan Jokowi dan Ibu Negara tidak mengandung unsur yang dapat memanaskan suasana di tahun politik.

"Media ikut membantu kenyamanan dari sisi pemberitaan. Jangan ada berita hoax, adu domba. Situasi sekarang nggak usah di putar balik, digoreng-goreng katanya, nggak usah," tegas Fadhila usai meninjau persiapan sarana dan prasarana saat apel persiapan kunjungan Jokowi seperti dikutip dari jawapos.com.

Jokowi rencananya berada di Bumi Lancang Kuning sejak Jumat (14/12) hingga Sabtu (15/12). Berbagai kegiatan akan dilakukan. Seperti penyerahan sertifikat Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), pembekalan tim kampanye daerah, dan penabalan gelar kehormatan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).

Ribuan personel mulai dari polisi, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan akan dikerahkan. Namun terkait jumlah dan lokasi yang akan dikunjungi Jokowi, Fadhila enggan membeberkannya.

"Saya kira nggak perlu menyampaikan jumlahnya dan titik-titiknya. Biar saya yang tahu. Jumlah personel, biar saya yang tahu dan jajaran semua. Ini bukan perang. Kami supaya nyaman justru," sebut Fadhila.

Nantinya, para personel kembali melakukan pengecekan dan sterilisasi di tempat-tempat yang akan dikunjungi Jokowi. "Supaya aman, nyaman dan lancar," ujar Fadhila.

Selain itu, regu penembak jitu akan disiapkan di titik-titik keberadaan Jokowi. "Secara aturan dan fungsi tugas harus dilakukan. Tapi sniper harus dilakukan sebagai langkah terakhir. Jadi kalau ada yang menggangu jangan coba-coba," tegas Fadhila.

Kebiasaan Jokowi yang suka berada di tengah masyarakat dan menyalaminya serta berfoto selfie, menjadi salah satu faktor yang diperhatikan ketika pengamanan. "Tentu wajar jika orang tua datang ke rumahnya, menegur anak-anaknya, menyapa keluarganya sendiri. Intinya mari kami tata, siapkan, dan jalankan dengan baik," sebutnya. (rdk)

source:jawapos.com

Loading...
BERITA LAINNYA
2019, Kota Pekanbaru Gagal Lagi Raih Adipura
Selasa, 15 Januari 2019 | 15:19
BERIKAN KOMENTAR
Top