• Home
  • Pekanbaru
  • Wagubri Presentasikan e-LPPD Provinsi Riau di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 Kempan RB

Wagubri Presentasikan e-LPPD Provinsi Riau di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 Kempan RB

Kamis, 12 Juli 2018 | 10:27
JAKARTA, RIAUGREEN.COM - Wakil Gubernur Riau H. Wan Thamrin Hasyim memaparkan Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah secara Elektronik (e-LPPD Provinsi Riau) pada kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 di lingkungan Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD dihadapan tim penilai, Rabu 11 Juli 2018 di Kementerian PAN dan RB.

Presentasi dan wawancara Top 99 Inovasi Pelayanan Publik hari ketiga diwarnai dengan penampilan sembilan pemerintah daerah, yang terdiri dari lima pemerintah provinsi, tiga pemerintah kabupaten dan satu pemerintah kota. Pada sesi pertama, ada lima pemda yang memaparkan inovasinya di ruang Sriwijaya I, Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Jakarta, Rabu (11/07). Sedangkan sesi kedua, ada empat inovasi yang giliran unjuk gigi.

Wakil Gubernur Riau H. Wan Thamrin Hasyim pada kesempatan itu menyampaikan inovasi bernama Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah elektronik (e-LPPD) milik Pemprov Riau.

Wagub Riau Wan Thamrin Hasyim menjelaskan, e-LPPD adalah Sistem aplikasi yang dikembangkan Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Riau untuk mempermudah SKPD dalam pengisian Indikator Kinerja Kunci (IKK).
LPPD Provinsi Riau Tahun 2016 dan mendokumentasikan data pendukung dari masing -masing elemen data capaian kinerja, secara ONLINE oleh seluruh OPD Provinsi Riau.

Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang diselenggarakan sejak tahun 2014 lalu dinilai bisa memperbaiki sistem yang selama ini dianggap berbelit oleh masyarakat. Pakar hukum tata negara, Refly Harun mengatakan, semua pemerintah daerah bisa belajar untuk mengembangkan inovasi dengan adanya kompetisi ini.

"Masih banyak proses yang bermasalah dari pelayanan publik, tapi ini adalah  titik agar kita memperbaiki pelayanan publik dari waktu ke waktu," ujar Refly, yang mengaku sudah dua kali menjadi juri dalam kompetisi serupa.

Pakar hukum tata negara ini mengaku, menjadi Tim Panel Independen banyak menambah pengetahuan bagi dirinya. Di tahun keduanya menjadi Tim Panel Independen, ia bisa melihat berbagai aspek mengenai inovasi pelayanan publik. Dia berharap, dengan adanya kompetisi ini, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin meningkat. "Ini juga harapan untuk meningkatkan pelayanan publik kita ke depan," tuturnya. (r1)


Loading...
BERITA LAINNYA
265 Pelamar CPNS Pemko Pekanbaru Dinyatakan Gugur
Selasa, 13 November 2018 | 16:38
BERIKAN KOMENTAR
Top