• Home
  • Pekanbaru
  • BPOM Pekanbaru Tunggu Jawaban BPOM Pusat Terkait Uji LAB Temuan Cacing dalam Ikan Sardin

BPOM Pekanbaru Tunggu Jawaban BPOM Pusat Terkait Uji LAB Temuan Cacing dalam Ikan Sardin

Selasa, 20 Maret 2018 | 20:41
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Maraknya pemberitaan terkait temuan masyarakat Kabupaten Meranti terkait adanya cacing giling di dalam kaleng ikan sardin yang bermerek Mackerel Farmerjack. Hingga saat ini BPOM (Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan) Pekanbaru menunggu jawaban dari Jakarta.

Saat dikonfirmasi riaugreen.com di kantor BPOM Pekanbaru yang berada di jalan Diponegoro, Selasa (20/03/2018), Syelviyane Pelle selaku Kepala Bidang Pengujian Pangan Bahan Berbahaya dan Mikro Biologi mengatakan, untuk hasil uji LAB terkait ikan sardin hasilnya memang sudah keluar di hari Senin kemaren, akan tetapi hasil LAB tersebut kita serahkan kepada pusat setelah itu baru diturunkan kembali ke kita.

"Jadi kita di Pekanbaru ini belum bisa memberikan jawaban karena masih menunggu informasi dari Jakarta, setelah itu baru bisa kita sampaikan kembali kepada media atau melalui konprensi perss," ucap Syelviyane Pelle.

"Kalau kita sampaikan sekarang hasilnya akan ada dua sisi, yakni sisi negatif atau sisi positif, kita takut salah sampaikan nanti akibatnya merugikan sepihak takutnya salah bahasa, salah artikan sehingga menjadi berbeda hasilnya. Kita berusaha jangan sampai ada yang dirugikan dari hasil uji LAB ini," jelasnya.

Lanjutnya, Kalau dari hasil uji LAB tidak berpengaruh negatif kepada konsumen pengguna kosmetik dan makanan yang digunakan saya rasa kita tidak perlu risau. Misalkan sudah ada korban yang sakit setelah mengkonsumsi ikan sardin kaleng tersebut atau ada laporan dari masyarakat dikarenakan memakan ikan sardin, terang Syilvina.

Saat ini kita sudah ada koordinasi bersama Dinkes Tembilahan dan Dinkes Meranti terkait ikan sardin sudah ditarik dari peredarannya, sementara BPOM Pekanbaru masih menunggu rekomendasi dari pusat untuk penyampaian ke masyarakat. Kalau hasil LAB dari pusat sudah turun ke BPOM Pekanbaru nanti akan kita sampaikan, tutup Syelviyane. (Yo)

BERITA LAINNYA
BNPB Kirim Satu Unit Heli MI-171 ke Riau
Jumat, 20 Juli 2018 | 10:21
Buruh Chevron Riau Demo Ancam Mogok Kerja
Kamis, 19 Juli 2018 | 15:33
Kontingen SOIna Riau Resmi Dikukuhkan Gubri
Kamis, 19 Juli 2018 | 14:00
Bulan Depan Tatib DPRD Riau Sudah Disahkan
Rabu, 18 Juli 2018 | 12:01
BERIKAN KOMENTAR
Top