• Home
  • Pekanbaru
  • Polsek Tenayan Raya Kembali Temukan Empat Potong Tulang Belulang di Depan Rumah Tersangka

Polsek Tenayan Raya Kembali Temukan Empat Potong Tulang Belulang di Depan Rumah Tersangka

Rabu, 07 Maret 2018 | 22:02
PEKANBARU, RIAUGREEN,COM - Satuan dari Polsek Tenayan Raya bersama BIDOKES Bidang Kedokteran dan Kesehatan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, berhasil menemukan kembali empat potong tulang belulang yang diketahu janin hasil dari hubungan gelap tersangka KRA (20) dan RR alias Rizki (25) yang dibuang di kebun ubi milik warga.

Tulang belulang yang ditemukan tepatnya di depan rumah Rizki Jalan Kapau Sari, Gang Ocu, Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Potongan tulang yang dibuang diketahui hasil aborsi dan berjenis kelamin laki-laki.

Kepala Sub Bidang Dokpol RS Bhayangkara Polda Riau, Kompol Supriyanto mengatakan, Rabu (7/3/2018), ‎saat ini kita temukan empat potong tulang bayi terdiri dari dua potong tulang atap tengkorak kepala yang masih ada rambut, satu tulang belikat sekitar dua centimeter dan satu tulang lengan sebelah kiri

Supri menambahkan, pencarian terhadap tulang belulang janin yang diperkirakan berusia enam bulan tersebut karena saat pertama kali ditemukan bentuk janin sudah dalam keadaan tidak utuhlagi, Senin (5/3) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Saat pertama kali ditemukan, bentuk janin tidak lengkap seperti tengkorak lengan. Kiri, tulang tengkorak kepala dan tulang kaki sudah hilang," ujar Supri.

‎Setelah menemukan sisa tulang belulang janin hasil aborsi tersebut, pihak kedokteran akan melakukan otopsi lebih lanjut guna mendukung alat bukti untuk tahap penyidikan terhadap tersangka Rizki dan Kiki.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Rahmadani didampingi Kanit Reskrim, Ipda Budi Winarko mengatakan. Kejadian ini terungkap setelah Polsek Tenayan Raya menerima informasi adanya ‎dugaan tindak pidana aborsi yang dilakukan oleh sepasang kekasih KRA dan Rizki.

Dari informasi diatas lalu Kita bentuk tim dan melakukan penyelidikan ke lapangan. Dari keterangan tersangka, ternyata benar ada kejadian aborsi yang dilakukan oleh sepasang kekasi ini.

Setelah dipastikan, tim pun langsung mengamankan Rizki di rumahnya, Jalan Kapau Sari pada Senin (5/3) siang. Sementara KRA kita amankan pada malam hari di tempat kerjanya di jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru.

"Ipda Budi menambahkan. Saat diintrogasi tersangka mengakui kalau janin hasil hubungan gelapnya telah diaborsi. Sedangkan bayi hasil aborsi Rizki yang menguburkannya itu di depan rumah. Saat di gali polisi berhasil menemukan janin yang dikubur tersebut.

Atas perbuatan tersangka mereka pun dijerat dengan Pasal 194 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman 10 tahun penjara. Saati ini tersangka kita amankan di Mapolsek Tenayan Raya guna pengembangan lebih lanju," Tutup Ipda Budi. (Yo)

BERITA LAINNYA
Amankan Pilpres, Polda Riau Kerahkan 6000 Personil
Sabtu, 22 September 2018 | 11:09
Pemprov Riau Bahas Konflik Nelayan antar Provinsi
Kamis, 20 September 2018 | 15:07
BERIKAN KOMENTAR
Top