• Home
  • Pekanbaru
  • Tak Terima Dipukul, Pengemudi Gojek Melapor ke Polresta Pekanbaru

Tak Terima Dipukul, Pengemudi Gojek Melapor ke Polresta Pekanbaru

Jumat, 19 Mei 2017 | 13:52
foto tnr
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Pasca sweeping yang dilakukan puluhan sopir taksi konvensional di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Rabu (17/5/2017) kemarin, pengemudi gojek mendatangi Mapolresta Pekanbaru.

Pengemudi gojek melaporkan peristiwa perampasan atribut dan pemukulan oleh beberapa sopir taksi saat aksi sweeping terjadi.

"Yang di sweeping kan taksi online, nah kami (pengemudi gojek) juga jadi sasaran. Atribut kami seperti jaket helm diambil paksa. Bahkan juga dilakukan pemukulan," terang salah seorang pengmudi gojek, ilham ditemui di Mapolresta Pekanbaru, Kamis (18/5/2017).

Menurutnya dari aksi perampasan tersebut beberapa pengemudi gojek dipukul hingga meninggalkan rasa skait dibeberapa badan.

"Saya kena dibagian pipi. Atribut saya juga dirampas. Kawan-kawan juga ada yang kehilangan handphone," terangnya.

Menurut Ilham ada 18 pengemudi gojek yang terkena imbas dari aksi sweeping tersebut.

"Kami sama sekali tidak ada permasalahan dengan sopir taksi konvensional. Hanya karena mereka (sopir taksi) melihat atribut gojek yang dinilai sama dengan taksi online makanya kami jadi sasaran," terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan sopir taksi konvensional melakukan aksi sweeping pada taksi online di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Rabu (17/5/2017) siang.

Dalam aksi tersebut justru beberapa pengemudi gojek juga menjadi sasaran, Mereka (gojek) diberhentikan kemudian semua atribut gojek dibuka paksa. Aksi puluhan sopir taksi online ini sesungguhnya hanya menunjukkan kegelisahan terkait maraknya taksi online.

Namun pada saat sweeping terjadi kondisi sudah emosional dan beberapa terpancing melakukan ketegasan pada pengemudi gojek yang tidak tahu permasalahan tersebut. (tnr)


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top