• Home
  • Pekanbaru
  • Bukan Main Sedihnya Kakek Darmo, Ayam Kampung Ternaknya Ludes Digondol Maling

Bukan Main Sedihnya Kakek Darmo, Ayam Kampung Ternaknya Ludes Digondol Maling

Senin, 13 Februari 2017 | 11:15
Kakek Darmo (81) beserta Istrinya Sawen (77) di kandang ayam miliknya yang hilang digondol Maling
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Bukan main sedihnya nasib seorang kakek yang sudah lansia bernama Darmo (81) warga Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau. Saat bangun di pagi hari melihat puluhan ayam kampung yang ia ternak ludes digondol maling, Senin (13/2/17) dini hari.

Darmo yang kesehariannya tinggal bersama istrinya, Sawen (77) selalu sibuk dengan ternak ayam kampung di belakang rumah. Ayam tersebut merupakan kegiatan rutin untuk menghabiskan waktu di usia senja, dengan berharap ayam yang dibesarkan dapat menopang kebutuhan sehari-harinya.

Berdasarkan keterangan kakek yang sudah renta ini, dengan kondisinya sering sakit-sakitan dan selalu didera sesak nafas, namun ia terus saja bersemangat mengurus puluhan ayam kampung yang dipeliharanya.

"Saat diwawancarai Darmo mengatakan, Saya sedih sekali setelah bangun tidur tadi pagi, saat melihat ke kandang ayam, ternyata puluhan ayam yang saya ternak sudah hilang di gondol maling yang tidak punya perasaan, ia mengatakan dengan wajah yang lesuh.

Terkadang saya sampai terjatuh dan tangan luka ketusuk kayu kandang bahkan kepala saya juga pernah dipatok ayam. Namun, karena saya sudah tidak mampu lagi bekerja yang lain, makanya beternak ayam. Sudah banyak anak ayam yang saya pelihara dan hasilnya dijual, begitu juga dengan uang yang dikeluarkan untuk membelikan makanannya, tapi begitu mudahnya pencuri mengambilnya, ujar Darmo.

Diketahui, kakek tua ini memiliki beberapa kandang reot untuk tempat ayamnya. Namun yang hilang puluhan anak ayam yang sudah mulai besar yang dikumpulkannya di satu kandang. Namun, anak ayam yang masih kecil di kandang satu lagi masih utuh.

"Setiap pagi dan sore saya selalu memberi makan ayam, berharap beberapa bulan kedepan sudah bisa dijual untuk balikan modal dan memenuhi kebutuhan seharian, eh malah dicuri orang.

Saat ditanya RiauGreen.com kepada Darmo, ia menjawab mungkin pencurinya sedang dalam kesusahan dan lagi butuh uang. Jika memang dengan mencuri ayam-ayam saya dia senang, ya gak apa-apa, tambah si Kakek.

"Bagaimana tidak sedih, sudah berbulan-bulan memelihara ayam belum ada yang bisa dijual. Baru saja sudah mau besar sudah di curi orang," tambah Sawen istri Darmo.

Terkadang dalam kondisi sakit, hujan, siang, malam, bapak selalu saja memperhatikan ayamnya. Setiap kali pulang dari kandang yang berada di belakang rumah, sesak nafasnya selalu kambuh bahkan sampai sakit.

Dugaan sementara, pelaku pencuriannya warga sekitar rumah tempat kakek tinggal, yang mungkin mengetahui kegiatan keseharian kakek. Kakek tua ini juga tidak mau melaporkan ke kepolisi, dia hanya bisa pasrah dan bersabar. (oz)

BERITA LAINNYA
Veteran di Riau Terima Sagu Hati dari Gubernur
Selasa, 15 Agustus 2017 | 17:04
BERIKAN KOMENTAR
Top