• Home
  • Nasional
  • Mbak Ida Pamer Celana Dalam Demi TikTok, Pakar UGM: Dampak Tren Viral

Mbak Ida Pamer Celana Dalam Demi TikTok, Pakar UGM: Dampak Tren Viral

Kamis, 17 September 2020 | 17:03
Tangkapan layar IG polsekmagelangselata
Mbak Ida pamer celana dalam saat motoran, Rabu (16/9/2020).
RIAUGREEN.COM - Video pemotor berambut panjang yang disebut Mbak Ida pamer celana dalam (celdam) dan viral di media sosial ternyata konten TikTok. Dosen Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Nyarwi Ahmad menyebut hal ini merupakan dampak dari tren viral.

"Ini kan dampak ya, kalau kita pikir positif tidak bisa menyalahkan tren yang muncul seperti itu, karena dunia sosmed, dunia yang kompetitif sekaligus anarkis juga," kata Nyarwi Ahmad saat dihubungi detikcom, Kamis (17/9/2020).

"Anarkis artinya viralitas itu menjadi tren, apapun yang bernuansa viral seperti standar sesuatu untuk populer. Jadi problemnya viralitas menjadi tren, jumlah followers viewers bisa dimonetisasi untuk influencer dan mereka berlomba-lomba jadi populer untuk itu," lanjutnya.

Ahmad menilai fenomena itu muncul karena dampak dari media sosial itu sendiri. Di mana konten dinilai dari banyaknya jumlah followers maupun viewers.

"Ini juga dampak dari sosmed, karena seringkali dilihat dari jumlah followers atau viewer. Nah seringkali orang tidak lihat impact itu pada kualitas, artinya seperti apa YouTuber itu misalnya diapresiasi karena kualitas kontennya," ujarnya.

"Saat ini hanya dilihat dari, misal dari aritmatika sosmed hanya menilai dari followers viewers dan bukan dari isi (konten). Jadi akhirnya orang berlomba-lomba untuk jadi pusat perhatian untuk dapat follower atau viewer, akibatnya berlomba viralitas tanpa melihat kualitas konten," lanjutnya.

Terlebih tidak ada etika yang menjadi pembatas di media sosial. Menurutnya penting bagi tiap platform media sosial untuk menyediakan pengawas atau semacam gate keeper yang menyaring materi konten.

"Idealnya platform medsos yang dalam tanda petik menyediakan sistem yang untuk menjadikannya gate keeper, seperti misal Facebook, mencoba memfilter konten-konten yang dianggap berbahaya. YouTube juga ada screening yang mengkategorikan konten, tapi itu semua belum bisa efektif karena yang mengisi kan user bukan pengelola platform," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, video pemotor berambut panjang pamer celana dalam viral di media sosial. Pemotor yang viral disebut Mbak Ida itu mengendarai motor matik bernopol Kota Magelang.

video pamer celana dalam sambil motoran itu berdurasi 19 detik. Salah satunya diunggah akun @lambe_turah itu menampakkan seorang berambut panjang mengendarai motor matik AA 3889 JA, pelat nomor untuk kendaraan bermotor di Kota Magelang. Sembari mengendara motor, pengendara motor itu tampak mengangkat bawahannya hingga tampak celana dalamnya.

Akun Instagram @polsekmagelangselatan mengunggah video tersebut, Selasa (15/9) dengan keterangan, 'Ayo Mba Ida, diklarifikasi video viralmu biar warganet tidak salah paham dan tidak ada yang mengikuti jejakmu yang mbebayani'. Belum jelas, dari mana nama 'Ida' itu disebut oleh polisi.

Hari ini polisi telah meminta klarifikasi ke pemotor yang disebut Mbak Ida itu, S (32) dan temannya R (23) yang merupakan perekam video. Keduanya mengakui video itu diambil untuk konten TikTok.(detik.com)

Loading...
BERITA LAINNYA
Meski Demo Kondusif Polisi Tangkap 182 Orang
Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:29
DKI Siagakan 30 Ambulans, Antisipasi Demo Ricuh
Selasa, 20 Oktober 2020 | 17:44
Sejarah, Tokoh, Isi, dan Makna Sumpah Pemuda
Selasa, 20 Oktober 2020 | 17:39
BERIKAN KOMENTAR
Top