• Home
  • Nasional
  • Diculik di 2017, Cucu Pendiri Universitas Moestopo Lapor Polisi

Diculik di 2017, Cucu Pendiri Universitas Moestopo Lapor Polisi

Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:26
Dok.Pribadi
Kusumanto Joesoef Moestopo
RIAUGREEN.COM - Cucu dari pendiri Yayasan Universitas Prof Dr Moestopo, yang juga Pembina Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANNAS) Romualdus Kusumanto Joesoef Moestopo mengaku diculik. Kasus ini terjadi pada tahun 2017, namun baru dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota pada 6 Agustus 2020 lalu.
"Jadi awalnya ada perseteruan antara pihak Yayasan dan Pak Kusumanto sendiri," jelas Juru Bicara Tim Gannas, Don Tito Tarera, saat dihubungi, Rabu (12/8/2020).

Sengketa Yayasan Moestopo ini berujung di pengadilan. Seminggu sebelum ada keputusan akhir pengadilan terkait sengketa yayasan tersebut, atau tepatnya 27 Agustus 2017, Kusumanto diculik.

"Nggak tahu kenapa, pas mungkin mereka merasa di pihak kalah itu Hari Minggu sebelum keputusan akhir pengadilan, itu sekitar tanggal 27 Agustus 2017, Pak Kusumanto itu diculik sampai dia bisa kembali ke Jakarta itu baru Februari 2019," katanya.

Tito menyebut kronologi penculikan itu terjadi saat Kusumanto diminta ke rumah sepupunya dengan alasan ada pembayaran utang senilai Rp 70 juta. Setibanya di rumah sepupu, ternyata Kusumanto hanya dibayar Rp 100 ribu dan justru didatangi oleh sejumlah orang yang mengaku dari pihak kepolisian.

"Ternyata dibayar cuma Rp 100 ribu, jadi pengalihan aja supaya datang. Nah pas Pak Kusumanto pulang datang 4-5 orang bawa mobil langsung dibawa lah itu," ujarnya.

Dia menyebut saat itu Kusumanto ditelanjangi dan diminta memakai pampers. Lalu dibawa ke suatu tempat yang ternyata adalah rumah sakit jiwa di Magelang, Jawa Tengah.

"Rentetan cerita itu ditelanjangin dipasangin pampers, mau dibawa ke Polda, eh ternyata dimasukkan ke RSJ di Magelang," sebutnya.

Lalu Kusumanto diasingkan sampai tahun Februari 2019. Kemudian Kusumanto disebut berhasil melarikan diri dari RSJ.

Setelah kabur, Kusumanto sempat dirawat di Rumah Sakit lantaran mengidap diabetes. Selanjutnya Kusumanto pun akhirnya melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Laporan terkait penculikan itu telah diterima oleh Polres Tangerang Kota dengan nomor tertanggal 6 Agustus 2020. Hingga kini penculikan tersebut masih diproses oleh pihak kepolisian.

Dihubungi secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Burhanudin mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tersebut. Burhanudin mengatakan, laporan tersebut masih dalam penyelidikan.

"Ada laporannya, lagi kita proses," kata Burhanudin.

Burhanudin belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut soal penyelidikan atas laporan tersebut. Ia mengatakan kasus itu masih dalam penyelidikan.

"Belum tahu, laporan sudah kita terima, lagi kita proses," tambah Burhanudin.(detik.com)

Loading...
BERITA LAINNYA
37 Pegawai KPK Mundur Sepanjang 2020
Jumat, 25 September 2020 | 15:00
Bawaslu Pangandaran Desak Aturan Kampanye Direvisi
Rabu, 23 September 2020 | 15:15
BERIKAN KOMENTAR
Top