• Home
  • Nasional
  • 2 Pengantar Jenazah yang Keroyok Petugas Dishub Bulukumba Jadi Tersangka

2 Pengantar Jenazah yang Keroyok Petugas Dishub Bulukumba Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2020 | 11:13
Istimewa
Potongan video viral petugas Dishub dikeroyok pengantar jenazah di Bulukumba, Sulsel.
RIAUGREEN.COM - Polisi menetapkan 2 orang sebagai tersangka di kasus pengeroyokan terhadap seorang petugas Dishub kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Para tersangka ialah pengantar jenazah yang tidak terima bila halangannya dihalangi korban.

"Sementara tersangkanya ada 2 orang," ujar Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Berry Juana Putra saat dimintai konfirmasi, Kamis (25/6/2020).

Kedua tersangka masing-masing bernama Riko (23) dan RS (16). Keduanya diamankan di kediamannya di kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, pada Senin (22/6), tepat beberapa jam setelah insiden pengeroyokan.

Menurut Berry, tersangka Riko saat ini sudah ditahan. Sementara tersangka RS menjalani proses diversi lantaran masih di bawah umur.

"Tersangkanya 2, cuma satunya anak di bawah umur jadi kita harus diversi, terus yang satunya lagi sudah kita tahan," terang Berry.

Kedua tersangka kini dijerat dengan Pasal 170KUHP Subsider Pasal 351 Ayat 1KUHP. "Ancaman 5 Tahun 6 Bulan Penjara," pungkas Berry.

Diberitakan sebelumnya, seorang petugas Dishub kabupaten Bulukumba dikeroyok oleh rombongan pengantar jenazah saat bertugas di perepatan Jalan Lanto Daeng Pasewang, Ujung Bulu, Bulukumba, sekitar pukul 13.00 Wita, Senin (22/6). Akibatnya, korban luka-luka dan harus dilarikan ke RS.

Aksi pengeroyokan ini juga terekam kamera warga, hingga viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak seorang petugas Dishub yang dikeroyok dengan cara dipukul benda diduga rotan.

Selain itu, korban juga dikeroyok dengan tangan kosong. Korban terlihat sempat menghindar dengan cara berjalan mundur namun ia terus diikuti pelaku yang kembali melakukan pemukulan.

"Wee, weee," terdengar teriakan yang disertai suara histeris wanita dalam video berdurasi 25 detik tersebut.(detik.com)

Loading...
BERITA LAINNYA
Ngabalin: Jangan-jangan Perempatan Dibilang Salib
Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:04
BERIKAN KOMENTAR
Top