• Home
  • Nasional
  • Heboh Nenek Ipah Hilang dan Beda Warga-Dokter soal 'Gadis Baju Merah'

Heboh Nenek Ipah Hilang dan Beda Warga-Dokter soal 'Gadis Baju Merah'

Selasa, 21 Januari 2020 | 10:29
detikcom
Ipah menjalani pemeriksaan medis.
RIAUGREEN.COM - Ipah (66) bikin heboh publik Cianjur, Jawa Barat. Nenek tersebut sempat hilang selama lima hari di area hutan. Pemburu burung menemukan Ipah yang kondisinya lemas di kawasan hutan Cijampang. Titik hilang dan lokasi ditemukannya Ipah ini berjarak sekitar 17 kilometer.

Nenek renta warga Camakamulya Cianjur ini mengaku bertahan hidup di hutan dengan cara makan dedaunan. Selain itu, ia mengaku seolah ditemani 'gadis berbaju merah'.

"Mak Ipah hilang pada Selasa (14/1) saat hendak membetulkan slang air dari sumber mata air di hutan pisitan. Alhamdulillah pada Minggu (19/1) siang ditemukan. Tapi ditemukannya jauh, padahal perkiraan tetap di sekitar hutan pisitan. Hilangnya di Campakamulya, ditemukannya di sekitaran Kecamatan Pagelaran," kata Rusmana (50), anak Ipah, Minggu (19/1).

Tim pencari sempat kebingungan. Sebab Ipah sendirian bisa berjalan jauh di dalam hutan. Padahal selama pencarian Ipah, tim pencari sempat mengalami kesulitan lantaran kondisi hutan pisitan yang ekstrem.

"Saya saja yang ikut pencarian sejak hari pertama kewalahan saat melalui jalur yang ekstrem. Apalagi ketika ketemu tebing, tidak terpikir bagaimana bisa melintasinya dengan berjalan kaki. Harus benar-benar dipanjat menggunakan peralatan lengkap," tutur Pjs Kepala Desa Campakamulya Asep Suherman, Senin (20/1).

Warga pun mempercayai bahwa Ipah dibawa oleh makhluk gaib. Kepada keluarga dan tim pencari, Ipah menuturkan ditemani sosok 'gadis berbaju merah' yang menuntunnya masuk hutan.

"Pengakuannya begitu, ada perempuan baju merah yang sudah agak dewasa menuntunnya untuk terus berjalan. Katanya mau dibawa ke kota, tapi ternyata malah masuk semakin ke dalam di kawasan hutan itu," ucap Asep.

Pihak Puskesmas Campakamulya sudah memeriksa kondisi Ipah. Petugas Puskesmas sempat memasang infus pada lengan Ipah lantaran kondisi tubuhnya yang lemas kekurangan cairan.

"Dari pemeriksaan, hanya kekurangan cairan. Mungkin karena selama di hutan sulit mencari sumber air. Selebihnya terdapat luka lecet, serta memar di bagian kaki akibat goresan tanaman liar," ujar Kepala Puskesmas Campakamulya Wahyu Rahayu saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (20/1).

Wahyu menjelaskan, berkaitan keberadaan sosok 'gadis baju merah' yang disebut-sebut Ipah, kemungkinan hal itu hanya halusinasi Ipah. Sebab, kata Wahyu, kondisi Ipah selama hilang di dalam hutan itu sendirian.

"Mungkin itu hanya halusinasi, seolah ada perempuan yang menuntun padahal dia terus berjalan sendirian. Kami juga dapat informasi jika sebelum hilang pun beberapa kali mengalami halusinasi yang sama," tutur Wahyu.(detik.com)

Loading...
BERITA LAINNYA
BKN Ancam Blacklist CPNS yang Tidak Hadir Tes SKD
Jumat, 21 Februari 2020 | 09:50
Wabah Virus Babi Merambah ke Karangasem Bali
Jumat, 21 Februari 2020 | 09:49
BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Terjadi Hingga Maret
Rabu, 12 Februari 2020 | 11:16
BERIKAN KOMENTAR
Top