• Home
  • Nasional
  • Helikopter Gardes JN 77 GM Buatan Buruh Bengkel Ini Siap Uji Terbang Tahun Depan

Helikopter Gardes JN 77 GM Buatan Buruh Bengkel Ini Siap Uji Terbang Tahun Depan

Selasa, 05 November 2019 | 12:23
KOMPAS.COM
Jujun Junaedi memasang baut di tiang untuk baling-baling utama pada helikopter buatannya di Kampung Cibubuay, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
RIAUGREEN.COM - Setelah satu tahun sibuk merakit helikopter di halaman rumahnya, di Kampung Cibubuay, Desa Damareja, Kecamatan Nagrak, rencananya. Akhirnya tahun 2019 atau awal tahun 2020 ini, helikopter rakitan Jujun Junaedi (42) yang diberi nama Gardes JN 77 GM akan menjalani uji terbang. 

Saat ini, perakitan helikopter milik Jujun tinggal penyelesaian baling-baling utama yang masih dalam pengerjaan. Pengerjaan sendiri sudah dilakukannya sejak Agustus 2018, dengan mengandalkan hari libur setiap Minggu.

Semua proses sejak awal hingga berbentuk sebuah helikopter dikerjakan seorang diri dengan dibantu anak laki-laki pertamanya dan kerabat. 

"Insya Allah saya inginnya pada akhir tahun atau awal tahun 2020 bisa melakukan uji terbang," ungkap Jujun saat ditemui Kompas.com di rumahnya, Minggu (3/11/2019). 

Dijelaskan Jujun, untuk mesin. Ia menggunakan mesin penggerak generator set (genset) berkapasitas besar 24 PK, 700 cc, dan dua silinder berbahan bakar premium. 

Diakuinya, ia sudah menghabiskan dana sebesar Rp 30 juta untuk pembuatan helikopter dengan rangka berbahan besi hingga saat ini. Meskipun harus mengeluarkan uang yang besar untuk merakit helikopternya. 

Namun tidak mengganggu anggaran untuk rumah tangganya.

 "Makanya proses pembuatan helikopter ini lama karena untuk membeli barang yang dibutuhkan harus menunggu waktu, perlu menyisihkan. Karena kan saya tidak mau mengganggu uang dapur," kata Jujun yang saat duduk di bangku SMK itu pernah mendapatkan beasiswa. 

Diberitakan sebelumnya, Jujun Junaedi (42), seorang buruh bengkel di Sukabumi, Jawa Barat, sudah satu tahun ini sibuk merakit helikopter di halaman rumahnya, di Kampung Cibubuay, Desa Damareja, Kecamatan Nagrak. 

Diakuinya, ide membuat helikopter ini muncul berawal dari seringnya ia melihat kemacetan arus lalu lintas di depan bengkel tempatnya bekerja di Jalan Sukabumi-Bogor, tepatnya Karangtengah, Kecamatan Cibadak. Melihat itu, timbul dalam benaknya ingin memberikan solusi sarana transportasi bagi masyarakat. 

Kemudian ia pun melihat transportasi udara masih kosong dan melihat ada peluang besar. Makanya, tercetuslah ide membuat helikopter dengan biaya murah. Dia pun sibuk mencari tahu cara-cara pembuatan helikopter.(kompas)

Loading...
BERITA LAINNYA
Truk Tangki Minyak Sawit Masuk Jurang di Sumbar
Jumat, 15 November 2019 | 14:26
BERIKAN KOMENTAR
Top