• Home
  • Nasional
  • Tabir Misteri Terbakarnya Gudang Kotak Suara di Sumbar, Begini Kata Polisi

Tabir Misteri Terbakarnya Gudang Kotak Suara di Sumbar, Begini Kata Polisi

Selasa, 23 April 2019 | 22:25
RIAUGREEN.COM - Gudang penyimpanan kotak suara untuk Pemilu 2019 yang digunakan sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) dilalap api. Dugaan kemungkinan bila kebakaran itu disengaja turut ditelusuri kepolisian.

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Senin (22/4) dini hari kemarin. Di dalam gudang itu terdapat 785 kotak suara yang berasal dari 157 tempat pemungutan suara (TPS), tetapi kabar terakhir menyebutkan bila yang terbakar sebanyak 19 kotak suara.

"Sementara ini ada 19 kotak. Kotak suara antara lain berasal dari nagari Kapuah,"ujar Komisioner KPUD Kabupaten Pesisir Selatan, Medo Patria, di lokasi kejadian.

Namun Medo mengaku masih terus menginventarisasi kondisi kotak lainnya. Sedangkan untuk 19 kotak suara yang terbakar, menurutnya, ada yang rusak di bagian luar dan ada yang sampai menghancurkan keseluruhan isinya.

"Ada yang menghancurkan kotak, ada yang hanya menghancurkan bagian luar saja," imbuhnya.

Kotak suara yang terbakar itu disebut Medo ada yang menyimpan surat suara Pilpres, ada pula yang untuk Pileg. Menurut Medo, Bawaslu setempat akan menggelar rapat dengan kepolisian untuk menindaklanjuti peristiwa itu.

Apa penyebab kebakaran itu?

Mengenai penyebab kebakaran tengah dalam pengusutan kepolisian. Kapolres Pesisir Selatan AKBP Ferry Herlambang mengatakan kemungkinan unsur kesengajaan dalam peristiwa itu turut menjadi salah satu yang dicermati kepolisian.

"Sudah ada 3 orang saksi di lapangan yang kita periksa. Belum bisa dipastikan, belum tahu akibat apa," kata Ferry.

"Dugaan kemungkinan dibakar bisa, tapi masih dalam penyelidikan. Kan hujan, kalau arus pendek tidak mungkin. Sengaja dibakar atau terbakar ini yang kami cek. Ada dua kemungkinan sengaja dibakar atau terbakar," imbuhnya.

Sementara itu Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni meminta publik tidak mempolitisasi peristiwa itu. Dia menyerahkan pengusutan penyebab peristiwa itu pada pihak berwajib.

"Jangan berpikir macam-macam, penyelenggara pemilu dan pihak terkait akan maksimal mencari akar permasalahan dari kejadian ini," ucap Hendrajoni yang dikutip dari Antara.

Seorang warga yang tinggal tak jauh dari gudang mengaku menemukan botol berisikan bensin ketika terjadi kebakaran. Botol itu sudah dibawa polisi. Polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut.

"Ketemu bensin di dalam dua botol kecil. Botol Teh Pucuk. Pas api menyala, bensin ini ditemukan. Botol ditemukan dekat pintu luar. Ada bensin," kata warga bernama Iin kepada wartawan di lokasi, Senin (22/4). (source:detik.com)

Loading...
BERITA LAINNYA
Mengapa Ada Gempa Susulan Hingga 70 kali?
Selasa, 16 Juli 2019 | 11:39
Inilah 105 Titik Pantau Hilal di 34 Provinsi
Senin, 03 Juni 2019 | 12:39
BERIKAN KOMENTAR
Top