• Home
  • Nasional
  • Yuuk, Jajal Kekuatan Kotak Suara KPU Berbahan Karton

Yuuk, Jajal Kekuatan Kotak Suara KPU Berbahan Karton

Sabtu, 15 Desember 2018 | 12:30
foto kpu
RIAUGREEN.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menegaskan, pihaknya menggunakan kotak suara berbahan dasar karton yang kedap terhadap air, untuk Pemilu 2019.

Dia membantah kotak suara yang akan digunakan untuk menampung surat suara saat pemungutan suara pada 17 April 2019, berbahan kardus.

"Pertanyaan itu harusnya diajukan lima tahun lalu, karena kami sudah pakai kotak pakai karton kedap air lima tahun lalu," kata Arief Budiman di Kantor KPU Pusat, Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Sehingga, dia merasa heran apabila kotak suara itu dipermasalahkan. Sebab, kotak suara berbahan sama telah digunakan di pemilu sebelumnya.

Pada pemilu lima tahun lalu, kata dia, sebagian wilayah telah menggunakan kotak suara kedap air. Sedangkan sebagian wilayah lainnya menggunakan kotak suara berbahan aluminium.

Sebelum menggunakan kotak suara itu, dia mengaku sudah mengkaji, melihat berbagai pertimbangan, masukan, serta evaluasi atas penggunaan sebelumnya.

Dia menegaskan, penggunaan karton kedap air memenuhi persyaratan peraturan. Selain itu, kotak suara aman menjaga kerahasiaan suara pemilih karena cukup kuat, meskipun berbahan dasar karton.

"Menghemat biaya penyimpanan, menghemat biaya produksi, distribusi, banyak penghematanya," papar Arief Budiman.

Sementara itu Komisioner KPU RI Ilham Saputra takjub dengan kotak suara Pemilu 2019 yang terbuat dari kardus tetapi kuat menahan beban hingga 107 kilogram.

"Coba kekuatannya, wah kuat ya. Berat saya 107 kilogram nih. Silakan coba," kata Ilham yang menjajal kotak suara yang selesai diproduksi di PT Karya Indah Multiguna, Jalan Narogong, Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (30/9/2018) siang.

Artinya, kata Ilham, kapasitas nanti yang masuk bisa seberat 16 kilogram mulai dari kertas suara, item-item formulir, alat mencoblos, maupun yang lainnya dipastikan kekuatan kotak suara itu tidak diragukan lagi.

Ilham mengatakan, pembuatan kotak dan bilik suara tidak lagi menggunakan almunium tetapi kardus.

Kotak suara ada plastik transparan yang bisa melihat isi didalam kotak tersebut.

Pemilihan bahan kardus untuk kotak suara itu dilakukan menimbang dari sisi harga dan efesiensi waktu.

"Dari sisi harga lebih murah dibandingkan almunium dan tidak perlu ruangan besar untuk menyimpan kotak suara atau perawatan. Saya rasa juga masih bisa digunakan Pilkada 2020," kata Ilham.

Untuk desain, kata Ilham, mengikuti sesuai undang-undang pemilu yang baru itu, Pasal 341 ayat 1 huruf A tentang pemakaian kotak suara yang transparan.

"Untuk efisiensi akhirnya kami menyetujui dan sesuai dengan anggaran, kami menggunakan kotak suara transparan seperti ini," katanya.

Ilham mengatakan, untuk keamanan kotak tetap terjaga meskipun pakai kardus.

"Ini nanti bisa pakai gembok, bisa juga pakai kabel ties, bisa dua-duanya kami gunakan. Ini ada lubang. Tentu nanti pakai stiker segel KPU RI," katanya. (*)

sumber: wartakota.tribunnews.com



Loading...
BERITA LAINNYA
Mengapa Ada Gempa Susulan Hingga 70 kali?
Selasa, 16 Juli 2019 | 11:39
Inilah 105 Titik Pantau Hilal di 34 Provinsi
Senin, 03 Juni 2019 | 12:39
BERIKAN KOMENTAR
Top