• Home
  • Nasional
  • Anak 4 Tahun Beri Peringatan Sebelum Gempa Besar Guncang Lombok

Anak 4 Tahun Beri Peringatan Sebelum Gempa Besar Guncang Lombok

Selasa, 07 Agustus 2018 | 22:59
RIAUGREEN.COM - Warga baru saja lepas dari trauma ketika gempa 7 Skala Ritcher kembali mengguncang Lombok, Minggu petang, 5 Agustus 2019. Gempa besar ini tepat seminggu, setelah gempa besar pertama, 6,4 SR, mengguncang Lombok juga di hari Minggu.

Seorang warga yang tinggal di bawah Gunung Rinjani, Desa Montong Betok, Lombok Timur menceritakan, sebelum gempa dahsyat 7 SR mengguncang bumi Lombok, seorang bocah berusia sekitar 4 tahun memperingatkan bahwa akan ada sesuatu yang lebih besar akan datang.

Bocah perempuan ini tinggal bersama kakek neneknya, yang oleh warga setempat sangat ditokohkan dan dihormati.

"Kakek neneknya orang "pintar", ditokohkan di sini. Anak itu ngomong ke kakek neneknya 'sesuatu yang besar akan datang', kita disuruh berjaga-jaga," ujar warga bernama Zaenal kepada Liputan6.com, Selasa (7/8/2018).

Si anak tersebut mengatakan, sesuatu yang oleh warga dibaca sebagai bencana, akan datang pada malam Sabtu.

Warga yang mendapat informasi ini pun berjaga-jaga. Semalaman mereka berjaga.

"Kita semua di kampung ini berjaga-jaga, tidak ada yang berani tidur," ungkap bapak satu anak ini.

Namun pada malam yang disebut ternyata tidak terjadi apa-apa, juga tidak ada gempa. Warga pun lega dan tidak lagi berjaga.

Pada hari Minggu, 5 Agustus 2018, tiba-tiba bocah perempuan itu keluar rumah. Di terus menatap langit.

"Tidak ada yang tahu kenapa anak itu terus melihat langit," ucap Zaenal. Warga yang tidak berpikir macam-macam, tidak menganggap itu sebagai pertanda.

Saat malam mulai datang, warga di desa itu tinggal di rumah masing-masing dan beraktivitas normal.

Tiba-tiba saja usai salat Isya, bumi berguncang keras dan lama. Warga ketakutan, berteriak panik sambil berhamburan keluar rumah, menerobos derasnya hujan, tanpa menghiraukan angin dingin yang menusuk tulang.

Warga lari menyelamatkan diri dengan hanya pakaian seadanya yang menempel di tubuh, tanpa mengingat apa-apa, kecuali anak dan anggota keluarga yang ada di dekat mereka.

Loading...
Source : liputan6.com

Loading...
BERITA LAINNYA
Ngeri, Angin Puting Beliung Muncul di Batam
Kamis, 13 Desember 2018 | 11:27
Sindir La Nyalla, Arief: Ganti Leher Bebek Aja
Kamis, 13 Desember 2018 | 10:50
Arus Lalu Lintas Padang-Bukittinggi Lumpuh Total
Selasa, 11 Desember 2018 | 10:47
Setelah Tersangka, Habib Bahar Tak Ditahan
Jumat, 07 Desember 2018 | 12:37
BERIKAN KOMENTAR
Top