• Home
  • Nasional
  • Rumah Tetangga Rusak Berat, Rumah Lalu Muhammad Zohri Tetap Utuh Saat Gempa

Rumah Tetangga Rusak Berat, Rumah Lalu Muhammad Zohri Tetap Utuh Saat Gempa

Selasa, 07 Agustus 2018 | 20:03
Para prajurit TNI dari Komando Resor Militer 162 Wirabhakti merenovasi rumah Lalu Muhammad Zohri, juara dunia atletik U-20, di Dusun Karang Pengsor Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara, Sabtu, 14 Juli 2018. (Foto: Dispen Korem 162/WB)
RIAUGREEN.COM - Kampung tempat asal Lalu Muhammad Zohri, sprinter juara dunia atletik U-20, ikut terkena dampak gempa Lombok yang terjadi Ahad, 5 Agustus 2018. Rumah-rumah di Dusun Karang Pangsor Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara itu kebanyakan rusak berat, tapi rumah Zohri yang baru diperbaiki ternyata tak mengalami kerusakan.

''Tidak kenapa-kenapa. Hanya dua biji gentingnya yang jatuh,'' kata Baiq Fazilah, salah seorang kakak Zohri, Senin, 6 Agustus 2018.

Fazilah dan kaka Zohri lainnya, Lalu Mahrib, mengungsi keluar kampung karena gempa itu. Fazilah beradi di Telaga Wareng dan Mahrib mengungsi di Sigar Penjalin.

Fazilah menyatakan, rumah baru Zohri tak mengalami kerusakan.  Semua dinding dan atap sudah selesai dipasang. Tinggal menyelesaikan lantai keramiknya.  Ia bersyukur atas kondisi itu, karena rumah tetangga di sebelhnya banyak yang rata dengan tanah akibat gempa.

Kampung Zohri itu berjarak sekitar kurang 50 meter dari jalan jurusan ke Dermaga Bangsal jika hendak melakukan penyeberangan ke kawasan wisata Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan.

Sebelumnya, rumah Zohri itu menjadi sorotan setelah atlet muda tersebut menjuarai lari 100 meter kejuaraan dunia atlet 2018 di Finlandia pada bulan lalu. Kondisi rumahnya saat itu ternyata sangat mengenaskan, karena hanya berdinding bambu yang sebagian sudah bertambal koran.

Akhirnya rumah itu diperbaiki oleh pemerintah. Pada 14 Juli 2018, rumah Dusun Karang Pangsor Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai dibongkar sejumlah personel TNI dibantu masyarakat setempat.

Sebelumnya, melalui keterangan pers yang dikirimkan Kepala Penerangan Komando Resor Militer 162 Wira Bhakti (Korem 162/WB) Mayor Inf Dahlan menyebutkan pembangunan rumah Zohri oleh Komando Resort Militer 162 Wirabhakti sudah mencapai 90 persen. Renovasi direncanakan usai pada 14 Agustus 2018.

Rumah Zohri, yang berukuran 7 x 4,5 meter, semula berdinding anyaman bambu. Oleh Korem 162 Wira Bhakti diganti menjadi rumah berdinding papan yang dipernis coklat serta berlantai keramik.

Loading...
Sumber: tempo.co

BERITA LAINNYA
Gempa 6,3 Skala Richter Guncang Situbondo
Kamis, 11 Oktober 2018 | 12:46
BERIKAN KOMENTAR
Top