Laskar Bali Minta Maaf dan Sumpah Sakral

Kamis, 14 Desember 2017 | 14:05
foto liputan6.com
RIAUGREEN.COM - Sekretaris Jenderal DPP Laskar Bali, I Ketut Ismaya, menyampaikan permohonan maaf kepada umat muslim di Indonesia atas insiden pengadangan Ustaz Abdul Somad beberapa waktu lalu di Hotel Aston, Denpasar. Ismaya mengaku organisasinya terjebak dalam situasi tersebut. Dengan kerendahan hati, Ismaya meminta dibukakan pintu maaf atas tindakannya tersebut.

Sebelum menyampaikan permohonan maaf dan kronologi peristiwa sore itu, Ismaya bersumpah melalui ritual Hindu menggunakan pejati.

"Jika saya mengatakan kebohongan dan tidak tulus, para Dewa dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa akan menjatuhkan sanksi dan azab kepada saya dan keluarga," katanya sembari melakoni ritual sumpah menggunakan pejati di Denpasar, Selasa (12/12/2017).

Ismaya mengaku dalam situasi kekhilafan saat peristiwa itu terjadi. Ia terprovokasi, sehingga situasi keruh itu terjadi. Untuk itu, ia meminta maaf kepada umat muslim di seluruh Indonesia, khususnya kepada warga Riau yang tersinggung dan Ustaz Abdul Somad secara langsung.

‎"Kami meminta maaf kepada seluruh umat muslim Indonesia. Ini tulus kami sampaikan. Jika saya berpura-pura, semoga para Dewa mengazab saya," ujarnya. Ia juga meminta maaf kepada umat Hindu di Bali dan Riau atas situasi ini, sehingga timbul ketegangan yang terjadi.

"Kepada para ulama, ustaz, kiai, sesepuh, dan guru yang ada di seluruh Indonesia mohon dibukakan pintu hatinya, terimalah kami lagi, jangan caci lagi, karena ini kekhilafan. Ini pembelajaran bagi kami," ujarnya.

Khusus kepada Ustaz Abdul Somad, Ismaya meminta dibukakan pintu maaf. Bahkan, ia meminta bimbingan dari ustaz lulusan‎ S1 Mesir dan S2 Maroko tersebut.

"Saya mohon kebijaksanaan Pak Ustaz. Bukakan pintu maaf bagi kami. Bimbing kami Pak Ustaz. Semoga keridhaan Allah selalu menyertai Pak Ustaz," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Ismaya membeberkan kronologi peristiwa tersebut. Ia mengaku terjebak dalam situasi tersebut. Awalnya, kata dia, pada 7 Desember sekitar pukul 19.00 Wita dia didatangi oleh sekelompok orang yang tergabung dalam Komponen Rakyat Bali (KRB).

Source: liputan6.com

BERITA LAINNYA
Kerahkan TIM 8 Mobil, KPK Tangkap Fredrich Yunadi
Sabtu, 13 Januari 2018 | 00:25
Ogah Dukung Djarot, Ketua DPW PPP Sumut Dicopot
Sabtu, 13 Januari 2018 | 00:22
BERIKAN KOMENTAR
Top