• Home
  • Nasional
  • Akun Diduga Menghina Nabi Muhammad Dilaporkan Fahira Idris ke Polisi

Akun Diduga Menghina Nabi Muhammad Dilaporkan Fahira Idris ke Polisi

Selasa, 05 Desember 2017 | 12:00
RIAUGREEN.COM -  Wakil Komite III DPD RI, Fahira Idris melaporkan sebuah akun di jejaring media sosial Twitter, @dhefhoyama. Selain memakai logo Bang Japar sebagai foto akunnya, akun ini juga dianggap telah menghina Nabi Muhammad SAW.

"Asli, kacau ini anak. Tolong kumpulkan semua bukti-bukti ya. Insya Allah kita akan terus proses ke jalur hukum," kata Fahira Idris di akun Twitter resminya, Ahad (3/12) malam.

Dalam akun @dhefhoyama, memang ada sejumlah cicitan yang sangat menghina Nabi Muhammad, terutama mengenai poligami yang dinilai akun ini sebagai seks bebas. Akun ini juga menyebutkan perceraian tidak diajarkan Allah, tapi hanya ajaran Nabi Muhammad.

"Terima kasih banyak kepada sahabat2 MCA dan sahabat2 Twitter atas semua informasinya. Tim @BangJapar_FI sudah sampai di rumah @dhefhoyama. Barusan saya cek dia sudah ganti pp-nya (profile picture). Proses hukum tetap saya lanjutkan," kata tokoh yang menjadi Ketua Umum Bang Japar ini.



Kemudian akun @dhefhoyama menyampaikan permohonan maaf kepada Fahira Idris. "Saya tulus mohon ampun dan maaf yang sebesar-besarnya karena sudah menyakiti saudara sekalian. Saya akui ini kebodohan saya meskipun saya sudah lama tidak menggunakan akun ini. Sejujurnya akun saya ini ada yang membajak," kata pemilik akun @dhefhoyama.

"Saya maafkan anda karena telah mencopot logo @BangJapar_FI dari akun Twitter anda. Tetapi proses ke jalur hukum akan tetap kami lakukan, terkait tweet-tweet anda yang menghina Nabi Muhammad SAW dan para ulama," jawab Fahira.


Source: republika.co.id

BERITA LAINNYA
PKS Harus Bayar Rp 30 Milyar ke Fahri Hamzah
Sabtu, 16 Desember 2017 | 08:04
Biaya Umrah Kini Ditetapkan Minimal Rp 20 Juta
Sabtu, 16 Desember 2017 | 07:49
Praperadilan Setya Novanto Dinyatakan Gugur
Kamis, 14 Desember 2017 | 16:12
Anggota DPD AM Fatwa Meninggal Dunia
Kamis, 14 Desember 2017 | 14:06
Laskar Bali Minta Maaf dan Sumpah Sakral
Kamis, 14 Desember 2017 | 14:05
PHDI Bali Telah Ingatkan Wedakarna Berkali-kali
Rabu, 13 Desember 2017 | 10:48
17 Desember akan Ada Aksi Besar Soal Palestina
Selasa, 12 Desember 2017 | 14:08
BERIKAN KOMENTAR
Top