• Home
  • Nasional
  • Pengakuan Novanto, Masih Sakit dan Kena Vertigo Karena Tabrakan

Pengakuan Novanto, Masih Sakit dan Kena Vertigo Karena Tabrakan

Senin, 20 November 2017 | 02:02
RIAUGREEN.COM - Ketua DPR sekaligus Ketum Golkar Setya Novanto mengaku masih sakit akibat kecelakaan mobil pada Kamis (16/11). Novanto mengaku masih vertigo.

"Ya saya sudah menerima tadi (penahanan) dalam kondisi saya yang masih sakit, masih vertigo karena tabrakan," kata Novanto di lobi gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (20/11/2017) dini hari.

Novanto ditahan untuk 20 hari pertama di Rutan KPK. Dia sebelumnya dipindahkan dari RSCM dan tiba di gedung KPK pada sekitar pukul 23.39 WIB, Minggu (19/11).

KPK menerbitkan surat perintah penyidikan Novanto pada 31 Oktober 2017. Novanto selaku anggota DPR disangka bersama-sama dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus, Irman, dan Sugiharto menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi terkait proyek pengadaan e-KTP.

KPK menjerat Novanto dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. 

Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menegaskan penahanan Ketua DPR yang juga Ketum Golkar Setya Novanto, sah. Penahanan dilakukan dengan dasar hukum KUHAP.

"Dasar hukum penahanan itu sangat kuat dan jelas diatur Pasal 21 KUHAP (yang mengatur) alasan objektif dan subjektif," ujar Febri kepada wartawan di RSCM Kencana, Jl Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (19/11).

Alasan objektif yang dimaksud terkait dengan tindak pidana dan ancaman pidana terhadap tersangka. Sedangkan alasan subjektif yakni pertimbangan penyidik soal kekhawatiran tersangka melarikan diri, merusak/menghilangkan barang bukti dan kekhawatiran soal tersangka akan mengulangi tindak pidana.

"Saya kira yang bersangkutan sudah kita masukkan di DPO sejak hari Kamis (16/11). Ketika kita sudah mencari tidak menemukan dan meminta untuk menyerahkan diri tapi tidak memberitahukan sama sekali kepada penyidik. Maka seluruh alasan sudah terpenuhi," tegas Febri.


Source: detik.com

BERITA LAINNYA
PKS Harus Bayar Rp 30 Milyar ke Fahri Hamzah
Sabtu, 16 Desember 2017 | 08:04
Biaya Umrah Kini Ditetapkan Minimal Rp 20 Juta
Sabtu, 16 Desember 2017 | 07:49
Praperadilan Setya Novanto Dinyatakan Gugur
Kamis, 14 Desember 2017 | 16:12
Anggota DPD AM Fatwa Meninggal Dunia
Kamis, 14 Desember 2017 | 14:06
Laskar Bali Minta Maaf dan Sumpah Sakral
Kamis, 14 Desember 2017 | 14:05
PHDI Bali Telah Ingatkan Wedakarna Berkali-kali
Rabu, 13 Desember 2017 | 10:48
17 Desember akan Ada Aksi Besar Soal Palestina
Selasa, 12 Desember 2017 | 14:08
BERIKAN KOMENTAR
Top