• Home
  • Nasional
  • Penjelasan Sandiaga Uno Dituding Nepotisme Angkat Kakaknya Jadi Ketua

Penjelasan Sandiaga Uno Dituding Nepotisme Angkat Kakaknya Jadi Ketua

Kamis, 12 Oktober 2017 | 11:52
foto viva.co.id
RIAUGREEN.COM - Baru mau dilantik jadi Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sudah menuai kritikan.

Sebagaimana dikutip dari tribunnews.com, Pasangan ini dituding sudah melakukan praktik korupsi-kolusi-nepotisme (KKN) dengan menunjuk kakak Sandiaga Uno, Indra Uno, sebagai ketua tim salah satu program strategis pasangan ini.

Pasangan ini akan dilantik Senin (16/10/2017) pekan depan. Namun Sandiaga langsung memberikan penjelasan resmi mengenai tudingan KKN ini.

Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno bersuara mengenai posisi ketua tim program OK OCE yang dijabat kakaknya, Indra Uno.

Sandiaga mengakui, Indra memang memimpin program itu saat ini.

Namun setelah Anies Baswedan dan dirinya resmi menjabat, Indra akan dicopot dari jabatannya.

"Tentunya karena kami komit bahwa ini adalah sebuah gerakan dan Anies-Sandi tidak boleh ada prosesi yang berpotensi untuk ada kemungkinan nepotisme, memang kesepakatannya pas kita mulai berdinas tidak boleh ada lagi di Mas Indra," kata Sandiaga ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (11/10/2017).

Sandiaga mengatakan OK OCE sejatinya bukanlah program.

Menurutnya, OK OCE merupakan sebuah gerakan masyarakat yang dibangunnya melalui yayasan keluarga yakni Mien R Uno Foundation.

Di yayasan itu, Indra Uno menjabat sebagai ketua.

Sandiaga mengatakan ketika gerakan pelatihan kewirausahaan ini diinisiasi menjadi "OK OCE", Indra terus dipercaya untuk mengarahkan lebih dari 300 pelatih.

Sandiaga memastikan di APBD 2017, tidak ada dana bagi program OK OCE yang digelontorkan.
"Jadi kami berterima kasih sekali Mas Indra sudah dengan dedikasinya membangun gerakan ini sampai 25.000 pada tahun 2016 walaupun tidak ada persinggunganya langsung dan tidak menerima para motivator ini dana dari APBD. Tapi sebagai good governance dan tata kelola tentunya kami sadari best practice ini harus dipilih di antara mereka yang tidak ada hubungan keluarga dengan saya," ujar Sandiaga.

Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi, UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi mengatakan anggaran Rp 1,5 miliar untuk program OK OCE tetap dikelola Dinas UMKM.

Anggaran tersebut tidak diserahkan kepada kakak Sandiaga Uno, Indra Uno, yang sebelumnya disebut ketua tim.
Terkait program yang dilaksanakan Dinas KUMKM itu, Sandiaga mengatakan program itu berbeda dari OK OCE yang merupakan gerakan.


"Gerakan itu adalah gerakan fasilitas dan kalau misalnya Pak Kadis menjalankan programnya itu adalah program pemerintah," kata Sandiaga. (*)

BERITA LAINNYA
Ada Kode Uang 'Pokir' di Kasus Suap APBD-P
Rabu, 18 Oktober 2017 | 14:28
BERIKAN KOMENTAR
Top