• Home
  • Nasional
  • Pengamat: Intelektual Victor Terlihat Rendah dan Buruk

Pengamat: Intelektual Victor Terlihat Rendah dan Buruk

Minggu, 06 Agustus 2017 | 10:23
Foto fraksinasdem.org
Ketua Fraksi Partai Nasdem Victor Laiskodat
RIAUGREEN.COM - Pengamat politik Network for South East Studies (NSEAS), Muchtar Effendi Harahap menilai pidato Ketua Fraksi Partai Nasdem Victor Laiskodat sangat emosional. Menurutnya, intelektual Victor terlihat rendah dan buruk.
 
"Berdasarkan kandungan pidato tersebut, jelas Victor bayak salahnya. Dia tidak paham apa itu khilafah. Dia tidak paham atau penganut Islam, tetapi berbicara khilafah," ujar Muchtar saat dihubungi Republika.co.id, Sabtu (5/8).
 
Menurut Muchtar, kata-kata Viktor yang menafsirkan negara khilafah tidak boleh ada perbedaan dan semua orang harus shalat menunjukkan, politikus tersebut betul-betul buta khilafah. Maksud dari perkataan tersebut, kata Muchtar, hanya untuk menilai negatif dan memfitnah pihak lain.
 
"Terutama HTI dan Parpol Demokrat, Gerindra, PKS, dan PAN. Sangat terlihat emosional dan (tingkat) intelektual sangat rendah dan buruk," jelas dia.
 
Sebelumnya, politikus Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Victor Laiskodat mendapat protes dari banyak pihak. Ini setelah pidatonya yang menyudutkan Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat menjadi viral di media sosial. Viktor pun dilaporkan ke Mabes Polri atas ucapannya tersebut.
 
Dalam video itu, Victor menyinggung soal kelompok intoleran dan upaya mendirikan khilafah. Menurutnya, dalam gerakan khilafah semua wajib shalat dan tak ada perbedaan. Belum ada penjelasan langsung dari Victor ihwal video tersebut. (rol)

BERITA LAINNYA
Heboh! Massa Sorak Menteri Agama Saat Pidato
Minggu, 17 Desember 2017 | 19:09
PKS Harus Bayar Rp 30 Milyar ke Fahri Hamzah
Sabtu, 16 Desember 2017 | 08:04
Biaya Umrah Kini Ditetapkan Minimal Rp 20 Juta
Sabtu, 16 Desember 2017 | 07:49
Praperadilan Setya Novanto Dinyatakan Gugur
Kamis, 14 Desember 2017 | 16:12
Anggota DPD AM Fatwa Meninggal Dunia
Kamis, 14 Desember 2017 | 14:06
Laskar Bali Minta Maaf dan Sumpah Sakral
Kamis, 14 Desember 2017 | 14:05
PHDI Bali Telah Ingatkan Wedakarna Berkali-kali
Rabu, 13 Desember 2017 | 10:48
BERIKAN KOMENTAR
Top