• Home
  • Nasional
  • Ahok Banyak Jalani Ritual Keagamaan Selama Masa Tahanan

Ahok Banyak Jalani Ritual Keagamaan Selama Masa Tahanan

Rabu, 17 Mei 2017 | 16:31
foto net
RIAUGREEN.COM - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok banyak menjalani ritual keagamaan selama menjalani masa tahanan pasca vonis penistaan agama di Markas Komando Brigade Mobil Kelapa Dua Depok. "Sekarang selalu membaca kita suci setiap hari," kata Teguh Samudera, penasehat hukum Ahok seusai menjenguknya di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Selasa, 16 Mei 2017.

Selain selalu membaca kita suci, Ahok juga setiap hari rutin berolahraga dan menulis. Sejauh ini, kondisi Ahok sehat dan ceria seperti biasanya. Bahkan, Ahok sangat antusias dalam berbicara. "Ceritanya sangat menggebu-gebu."

Teguh bersama penasehat hukum lainnya, mendatangi Ahok untuk menyerahkan memori banding agar dipelajari. Setelah memori banding yang dipelajari kliennya akan diambil kembali untuk diserahkan ke Pengadilan Tinggi. "Besok atau lusa akan kami ambil, setelah dipelajari," ujarnya.

Menurut Teguh, hari ini masih banyak masukan untuk poin-poin tambahan memori banding untuk membebaskan Ahok. Setelah selesai, pihaknya akan mendatangi pengadilan untuk memeriksa pemberitahuan soal inzage atau pemeriksaan berkas perkara banding. 

"Ada waktu tujuh hari setelah surat diterima. Kami akan pelajari apa sudah lengkap atau belum," ujar Teguh. Dari berita acara atau bukti, hasil inzage akan jadi memori banding yang diserahkan berikutnya.

Selain dikunjungi penasehat hukumnya, hari ini Ahok juga dikunjungi Pelaksana Tugas Gubernur DKI Djarot Syaiful Hidayat dan pejabat DKI lainnya.  Ini kunjungan Djarot yang pertama setelah Ahok dipindahkan ke Mako Brimob. Sebelumnya, Djarot mejenguk Ahok saat baru pertama kali ditahan di Rumah Tahanan Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur. Ia menemui Ahok dua kali dalam sehari. 
 
Ahok ditahan untuk menjalani masa hukumannya karena vonis pidana dua tahun. Pengadilan Negeri Jakarta Utara menyatakan Ahok bersalah telah menista Islam. (source:tempo.co)

BERITA LAINNYA
PKS Harus Bayar Rp 30 Milyar ke Fahri Hamzah
Sabtu, 16 Desember 2017 | 08:04
Biaya Umrah Kini Ditetapkan Minimal Rp 20 Juta
Sabtu, 16 Desember 2017 | 07:49
Praperadilan Setya Novanto Dinyatakan Gugur
Kamis, 14 Desember 2017 | 16:12
Anggota DPD AM Fatwa Meninggal Dunia
Kamis, 14 Desember 2017 | 14:06
Laskar Bali Minta Maaf dan Sumpah Sakral
Kamis, 14 Desember 2017 | 14:05
PHDI Bali Telah Ingatkan Wedakarna Berkali-kali
Rabu, 13 Desember 2017 | 10:48
17 Desember akan Ada Aksi Besar Soal Palestina
Selasa, 12 Desember 2017 | 14:08
BERIKAN KOMENTAR
Top