• Home
  • Nasional
  • Sandiaga Uno Bersikeras Tolak Reklamasi, Berseberangan dengan Luhut

Sandiaga Uno Bersikeras Tolak Reklamasi, Berseberangan dengan Luhut

Minggu, 14 Mei 2017 | 00:08
RIAUGREEN.COM - Sandiaga Uno mengatakan sikapnya belum berubah terkait rencana reklamasi di Teluk Jakarta. Dia dan Anies Baswedan tetap berkomitmen menolak reklmasi. 

"Posisi kami tetap sama saat kampanye, kami menolak dan berencana menghentikan reklamasi," kata Sandiaga saat menghadiri sebuah acara di Jakarta Pusat pada Sabtu, 13 Mei 2017.

Penegasan Sandiaga itu sebagai tanggapan atas pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang ingin proyek reklamasi dilanjutkan. Sandiaga mengatakan belum ada pembicaraan dengan Luhut namun dia sudah mendegar keinginan pemerintah pusat itu.

Menurut Sandiaga, tim transisi yang dia bentuk bersama Anies Baswedan, telah menyusun berbagai dokumen untuk menolak reklamasi. Namun dia juga merasa perlu mengundang para penentang reklamasi guna mendiskusikan penolakan itu. "Kami akan terbuka berdialog dan saya memastikan saat ini kami sedang up to date data," ujar dia.

Para penentang reklamasi yang selama ini berkeras menolak pulau buatan itu di antaranya Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta, dan Kiara. Mereka saat ini tergabung dalam Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta. 

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) juga menolak reklamasi Teluk Jakarta. Bahkan pada tahun lalu, LIPI membuat penelitian bahwa reklamasi merusak lingkungan. Selain itu reklamasi tak memiliki perhitungan dari aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Masyarakat yang paling terdampak adalah nelayan pesisir Jakarta yang jumlahnya mencapai puluhan ribu.

Sandiaga belum memastikan kapan ia mengundang para penentang reklamasi. Ia meminta bersabar karena timnya masih bekerja. Nantinya, pertemuan dan dialog antara pemerintah pusat juga akan digelar secara terbuka dan transparan.
 
Seperti diketahui, dalam Pilkada DKI 2017, pasangan Anies Sandi selalu mengkampanyekan penolakan terhadap rekalamasi teluk Jakarta. Setelah mereka memenangi Pilkada, Menteri Luhut menegaskan bahwa reklamasi tetap berjalan. Bahkan Luhut siap untuk berdebat dengan siapa pun yang menolak proyek itu. (tempo.co)


BERITA LAINNYA
PKS Harus Bayar Rp 30 Milyar ke Fahri Hamzah
Sabtu, 16 Desember 2017 | 08:04
Biaya Umrah Kini Ditetapkan Minimal Rp 20 Juta
Sabtu, 16 Desember 2017 | 07:49
Praperadilan Setya Novanto Dinyatakan Gugur
Kamis, 14 Desember 2017 | 16:12
Anggota DPD AM Fatwa Meninggal Dunia
Kamis, 14 Desember 2017 | 14:06
Laskar Bali Minta Maaf dan Sumpah Sakral
Kamis, 14 Desember 2017 | 14:05
PHDI Bali Telah Ingatkan Wedakarna Berkali-kali
Rabu, 13 Desember 2017 | 10:48
17 Desember akan Ada Aksi Besar Soal Palestina
Selasa, 12 Desember 2017 | 14:08
BERIKAN KOMENTAR
Top