• Home
  • Nasional
  • Teganya! Ibu di Garut Diseret Anak Kandungnya ke Pengadilan Gara-gara Hutang

Teganya! Ibu di Garut Diseret Anak Kandungnya ke Pengadilan Gara-gara Hutang

Jumat, 24 Maret 2017 | 19:46
Ilustrasi@net
RIAUGREEN.COM - Seorang ibu di Garut digugat anak kandungnya gara-gara utang piutang. Sang ibu yang sudah berusia lanjut harus duduk di kursi pesakitan. Ia dituntut Rp 1,8 miliar karena tak membayar utang Rp 20 juta.

Meski sudah tua, Siti Rohaya (87), tetap datang menghadiri persidangan di PN Garut, Jalan Merdeka, Kamis (23/3/2017). Salahsatu anak Siti, Eep Suhendi menjelaskan kasus ini bermula 16 tahun lalu atau pada 2001, anak keenam Siti yaitu Asep Ruhiat meminjam uang pada Yani Suryani, yang merupakan anak kesembilan Siti. Siti memiliki 13 anak. Eep sendiri merupakan anak ke-11.

Saat meminjam Asep meminjam Rp 42 juta pada Yani dengan menjaminkan sertifikat rumah ibunya. "Ini sepengetahuan ibu saya," ujar Eep.

Namun hingga saat ini, Asep baru membayar Rp 22 juta. Masih ada sisa utang Rp 20 juta. "Jadi ibu saya enggak punya utang apapun, tapi Asep selaku yang meminjam uang, menjaminkan sertifikat rumah milik ibu sebagai jaminan utang, jadi ibu saya yang digugat," katanya.

Menurut Eep, pada November 2016 lalu, Yani sempat meminta ibunya menandatangani surat pengakuan memiliki utang padanya. "Jika surat tersebut tidak ditandatangani katanya ia akan diceraikan oleh Handoyo suaminya, yang juga dalam perkara ini sebagai penggugat," ujar Eep.

Diketahui Yani dan suaminya Handoko kini menggugat Siti sebesar Rp 1,8 miliar sebagai kerugian materil dan immateril.

Sidang hari ini yang diketuai majelis hakim Endratno Rajamai beragendakan pemaparan bukti dari penggugat dan tergugat. Ini merupakan sidang keenam dengan agenda pembelaan dari pihak tergugat. Penggugat sendiri tidak datang. Sidang akan dilanjutkan pada Kamis mendatang. (source:detik.com)

BERITA LAINNYA
Ada Kode Uang 'Pokir' di Kasus Suap APBD-P
Rabu, 18 Oktober 2017 | 14:28
Kapolri Bentuk Densus Tipikor? Ini Tanggapan KPK
Jumat, 13 Oktober 2017 | 11:20
BERIKAN KOMENTAR
Top