• Home
  • Migas
  • Seminar Industri Hulu Migas untuk Kesejahteraan Rakyat

Seminar Industri Hulu Migas untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 09 Agustus 2017 | 13:41
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - DPD Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Riau menggelar seminar nasional mengupas tema Industri Hulu Migas untuk Kesejahteraan Rakyat, Senin (7/8/2017) di Gedung LAM Riau.

Seminar yang bekerjasama dengan SKK Migas ini dihadiri sekitar seratus peserta dari beragam kalangan baik dari BEM kampus, ormas, Dewan Mahasiswa Pospera dan Masyarakat umum. Selain itu terdapat juga perwakilan APTRINDO serta BARA JP Riau.

"Isu migas ini amat sensitive dan aktual. Terutama di tengah makin menipisnya cadangan migas khususnya dalam konteks Riau. Kami berharap, pengelolaan industry migas ini bias berdampak pada kesejahteraan rakyat," kata Ketua DPD POSPERA Riau Julius Situngkir didampingi Sekretaris DPD Isaac Augusta Siahaan dan BudimanSihite ketua DPC POSPERA Dumai.

Tiga orang narasumber berbicara dalam forum tersebut. Yakni Perwakilan SKK Migas SUMBAGUT Rudi Fajar ,Ketua DPP POSPERA Bidang ESD Erwin Usman danakademisi UIR, DR Ardiansyah dengan moderator Andrisyah SE.M. Ec. Dev

Dalam pemaparanya Rudi Fajar narasumber dari SKK MIGAS menerangkan kondisi riil perminyakan nasional, terutama mengenai ancaman krisis energi minyak jika dari sekarang kita tidak segera menambah cadangan terbukti minyak nasional. Oleh karena itu SKK migas yang bertanggungjawab di industri hulu migas berupaya terusu ntuk mendorong investasi perminyakan terutama eksplorasi untuk mencari sumber-sumber minyak baru sebagi cadangan minyak nasional.

Urgensi investasi industri hulu migas mengharuskan kerjasama yang intensif oleh seluruh stake holder untuk mencapai satu frame pemikiran tentang upaya peningkatan cadangan migas nasional. Tidak dapat dipungkiri selama ini masih terdapat permasalahan bagi para investor terutama mengenai masalah perizinan yang terbentur oleh kepentingan masing-masing daerah. Harapannya kesadaran akan pentingnya meningkatkan cadangan minyak nasioanal menjadi momentum agar memudahkan investasi di sektor industri hulu migas.

Dengan tata kelola industri hulu migas yang lebih baik nantinya dapat mendorong tercapainya ketahanan energi nasional, dan menjadi dasar pembangunan nasional untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia, terwujudnya kesejahteraan umum yang berkeadilan. (rls)

BERITA LAINNYA
BSN Dukung Penerapan SNI Pelumas Bersifat Wajib
Selasa, 28 Februari 2017 | 10:47
Saudi Aramco Nyatakan Keinginan Garap Kilang Dumai
Senin, 26 Desember 2016 | 23:54
BERIKAN KOMENTAR
Top