• Home
  • Meranti
  • Dua Warga Bandul Positif Terinfeksi Corona, Kadiskes Meranti Segera Turun

Dua Warga Bandul Positif Terinfeksi Corona, Kadiskes Meranti Segera Turun

Sabtu, 16 Mei 2020 | 10:48
MERANTI, RIAUGREEN.COM - Setelah warga meranti terkonfirmasi dua orang positif terpapar virus corona dari klaster santri yang berasal dari ponpes Magetan yang kini dirawat diruang isolasi RSUD Meranti.

Membuat Bupati Kepulauan Meranti mengeluarkan surat keputusan tentang Pemberlakuan Sosial Skala Tertentu (PSST) untuk Desa Bandul Kecamatan Tasik Putripuyu. Hal ini disambut positif dan gerakan cepat oleh Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr. H. Misri Hasanto, M.Kes bersama Tim turun kedesa tersebut dalam rangka mengimplementasikan surat keputusan bupati tersebut pada hari yang sama jumat 15/5/2020.

Kehadiran Kadiskes Meranti ke Desa itu ditemani bersama tim dinas kesehatan juga oleh ketua Taruna Merah Putih(TMP) Romi Deswandi, S.Kom.i dan Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Padhil Alwi.S.Hi

Desa Bandul merupakan titik sentral kemungkinan penularan virus corona dikarenakan dua orang yang dinyatakan positif hasil swab sebelumnya sudah melakukan interaksi sosial dengan banyak orang. Kadiskes bersama tim turun dalam rangka melakukan pencegahan, penanganan Virus Corona dengan mengambil langaka-langkah seperti melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang status Desa Bandul sebagai PSST.

"Kami dari Dinas Kesehatan Kabupaten bersama Tim langsung merespon cepat keputusan bupati meranti terkait status PSST desa bandul kec Tasik Putripuyu dengan bergerak melakukan pemetaaan situasi titik tertentu yang berkemungkinan akan membuat Virus Corona beresiko menular kepada masyarakat luas," ucap Misri.

Dengan melakukan cek point perbatasan Desa itu dengan Selat Akar, Desa Bandul dengan Desa Kudap, serta titik masuk santri PDP dari pelabuhan Kudap dengan sungai dua Kabupaten Bengkalis.

"Selain dari itu malam ini kami melakukan pertemuan internal bersama puskesmas Bandul guna memperkuat tim dengan melakukan bimbingan teknis untuk trecking, pelacakan dan strategi penelusuran resiko penularan terhadap masyarakat," Imbuhnya lagi.

Saat ia memeriksa ruangan isolasi khusus yang berada dipuskesmas Bandul, dokter misri dan tim yang ditemani para tenaga medis seperti dokter, perawat dan juga Tata Usaha Puskesmas menyatakan kesiapannya jika seandainya ada penambahan pasien yang memungkinkan harus diisolasi disana. Dengan penuh semangat dan sepakat untuk melakukan PSST atau bloking area 14 hari kedepan. Mulai hari jumat 15 mei 2020 sampai dengan 29 mei 2020 mendatang.

"Besok kita akan melakukan pertemuan bersama Camat Tasik Putri Puyu sebanyak empat titik. Dua titik berada dikantor camat dan dua titik lagi di Desa bandul. Gunanya adalah untuk mengedukasi masyarakat serta sosialisasi agar mentaati keputusan Bupati demi kebaikan bersama," tutur Misri.

Terakhir iasudah membentuk tim relawan Covi-19 Kecamatan Tasik Putri Puyu dengan harapan bisa membantu tim untuk saling besinergi seluruh elemen masyarakat dan para tokoh agar langkah yang diambil tepat, akurat, terarah, terpadu dan konferehensip. (Advetorial)

Loading...
BERITA LAINNYA
RD2M Siap Bantu Masyarakat yang Butuh Darah
Senin, 29 Juni 2020 | 21:02
3T Segera Luncurkan Layanan WA Centre
Jumat, 26 Juni 2020 | 20:10
BERIKAN KOMENTAR
Top