• Home
  • Meranti
  • Kasus Retribusi Kempang, PNS dan Honorer Dishub Ditahan Kejari Kepulauan Meranti

Kasus Retribusi Kempang, PNS dan Honorer Dishub Ditahan Kejari Kepulauan Meranti

Kamis, 18 Juli 2019 | 23:27
MERANTI, RIAUGREEN.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti menahan dua orang tersangka dalam kasus korupsi retribusi kempang dan kapal barang yang beroperasi diwilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Penahanan terhadap SF seorang PNS dan GT seorang pegawai honorer yang bertugas di Dinas Perhubungan (Dishub) Kepulauan Meranti itu dilakukan pada Kamis (18/7/2019).

Kepala Kajari Kepulauan Meranti Budi Raharjo, melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Robby Prasetya SH membenarkan telah menetapkan tersangka terhadap dua orang pegawai di Dishub Kepulauan Meranti terkait retribusi kempang.

"Iya benar, kita telah menetapkan status tersangka dan melakukan penahanan terhadap dua orang pegawai Dishub atas nama SF dan GT terkait dugaan korupsi dana retribusi tahun 2012 hingga 2015 yang jumlahnya cukup lumayan," papar Robby.

Jelas Robby lagi, perbuatan tersangka yakni melakukan pungutan dana dengan menggunakan karcis atau pas naik ke kempang, namun hasil dari retribusi tersebut tidak seluruhnya disetorkan ke kas daerah.

Ironisnya ada dugaan bahwa tersangka melakukan perbuatan manipulasi dengan mencetak sendiri karcis atau tiket kempang yang tidak sesuai dengan Perda dan didistribusikan.

Lebih lanjut dikatakan, sesuai aturan, karcis atau pas pelabuhan itu seharusnya dikeluarkan oleh dinas, namun kedua oknum pegawai Dishub itu mencetak sendiri dan menjualnya kepada penumpang.

"Untuk mempercepat proses penyelidikan, terhadap kedua tersangka kita lakukan penahanan, dan dititipkan di Rutan Selatpanjang," ungkap Robby.

Robby menambahkan, pihaknya akan mengungkap semua pihak yang terkait dalam kasus ini.

"Kita akan ungkap semua pihak yang terkait dalam kasus ini, sebab mana mungkin tindakan yang dilakukan secara terang-terangan oleh tersangka tanpa diketahui oleh atasan mereka.
Memang sejauh ini kedua tersangka masih kooperatif dan mengakui perbuatannya, mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama, kasus ini akan terungkap semuanya," tutupnya. (usu)

Loading...
BERITA LAINNYA
Jamaah Haji Meranti Telah Tiba di Pekanbaru
Jumat, 23 Agustus 2019 | 10:56
Bupati Irwan Datangi Kemenko Kemaritiman RI
Selasa, 20 Agustus 2019 | 19:17
BERIKAN KOMENTAR
Top